Untuk Capai Kekebalan Tubuh, Dibutuhkan 208 Juta WNI Yang Harus Divaksin Covid-19
Foto ilustrasi
Riaubisa.com, Pekanbaru - Vaksinasi adalah salah satu strategi pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19, selain itu vaksinasi juga merupakan langkah krusial menentukan kesuksesan untuk keluar dari pandemi Covid-19.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto mengatakan nntuk mencapai kekebalan tubuh, dibutuhkan sekitar 208 juta warga Indonesia yang harus divaksin. Jumlah tersebut, katanya meningkat setelah ditambahkan dengan kelompok anak berusia 12 hingga 17 tahun.
"Saat sekarang 718 ribu anak telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama," ujarnya.
Lebih jauh, Airlangga menyebutkan setelah melakukan vaksinasi pada tenaga kesehatan, petugas publik, kelompok lansia, pemerintah juga bekerja keras untuk menjangkau masyarakat umum dan rentan supaya mendapat hak yang sama.
"Hingga tanggal 26 Juli 2021 pemerintah telah melakukan vaksinasi sebanyak 64,13 juta dosis yang terdiri dari 45,5 juta suntikan pertama dan 18,6 juta suntikan kedua," jelas Airlangga.
Demi berjalannya program vaksinasi, menurut Airlangga, perlu didampingi dengan kedisiplinan masyarakat dan harus dilaksanakan secara bersama.
Pemerintah akan terus mendorong peningkatan kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Tidak hanya itu, pemerintah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment serta mengambil kebijakan untuk perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus 2021.
Ia berharap semoga kerjasama yang baik dari semua pihak untuk penanggulangan Covid-19 khususnya program vaksinasi dapat terus dikembangkan, sehingga bangsa Indonesia berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 dengan harapan rakyat sehat dan ekonomi bisa kembali bangkit.






