Polres Kuansing Didesak Buru Aktor Pemodal PETI Perusak Kebun Karet Pemerintah

Pembakaran peralatan PETI oleh Polres Kuansing yang dilakukan baru-baru ini | Foto : Dokumentasi

RiauBISA.com, Teluk Kuantan - Lembaga Swadaya Masyarakat Benang Merah Keadilan (LSM BMK) mendesak Polres Kuansing, untuk memburu aktor pemodal Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merusak kebun karet milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing.

Sebab, aktivitas PETI di sekitar area kebun karet milik Pemkab Kuansing, masih terus berlanjut dan terus mendapatkan sorotan tajam karena dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan cukup tinggi.

"Jangan menunggu viral baru ditindak. Kebun karet milik Pemkab Kuansing ini sudah berulangkali dilakukan penindakan dan penertiban, tapi faktanya tidak membuat para pelaku jera. Seharusnya polisi memburu aktor pemodal dibelakangnya," kata Ketua Ketua LSM BMK, Idris Muhkni, Rabu (18/2/2026).

Dia menyebutkan lagi, saat ini Kabupaten Kuansing bisa dikatakan sebagai Kabupaten darurat PETI. Kata Idris, hampir rata-rata seluruh Kecamatan yang ada di Kuansing, jadi sasaran PETI.

"Seharusnya polisi bukan sekadar menertibkan tapi melakukan tindakan tegas terarah dan terukur.

Dia pun mengaku heran, para pelaku PETI, dengan beraninya melakukan aktivitas di dalam kebun karet milik Pemkab Kuansing. Padahal, tindakan itu jelas pidana nya. "Apa mereka (pelaku PETI,red) tidak ada rasa takut lagi," terangnya.

Polres Kuansing diminta memanggil pihak-pihak terkait untuk melakukan penyelidikan awal untuk mengungkap siapa dalang yang berani merusak aset daerah.

"Karena ini menyangkut marwah daerah, jangan marwah daerah di injak-injak oleh pelaku PETI yang hanya sekadar mencari keuntungan pribadi dan sesaat," tuturnya.

OPD Diminta Awasi Kebun Karet

Ketua DPRD Kuansing, Jufrizal, mendesak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kuansing, untuk mengawasi aset milik Pemkab Kuansing. Terutama yang menjadi sorotan saat ini kebun karet yang dirusak oleh penambang ilegal.

"OPD pemerintah terutama Satpol PP Kuansing, kita minta untuk mengawasi secara ketat kebun karet yang dirusak oleh pelaku PETI. Dan kita ingatkan para pelaku PETI jangan coba-coba masuk ke area kebun karet untuk melakukan aktivitas ilegal," tegas Jufrizal.

Menurut Politisi dari Gerindra itu, kejahatan perusakan PETI di area kebun karet, tidak hanya sekadar kejahatan pidana saja, akan tetapi sudah menjurus ke arah kejahatan lingkungan.

"Dampak kejahatan yang ditimbulkan cukup besar. Terutama tidak hanya pemerintah saja yang rugi, tapi warga sekitar lingkungan juga akan terdampak oleh aktivitas ini," ulasnya. (*)