Mandalika International Circuit Bawa Wisata Edukasi Untuk Anak Yatim Piatu dari Lombok Timur

Kawasan Pertamina Mandalika International Circuit menerima kunjungan istimewa dari Yayasan Siti Khadijah, pengelola Panti Asuhan Ampera yang berlokasi di Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, Sabtu (3/2/2026) kemarin | Foto : Humas MGPA

RiauBISA.com, NTB - Kawasan Pertamina Mandalika International Circuit menerima kunjungan istimewa dari Yayasan Siti Khadijah, pengelola Panti Asuhan Ampera yang berlokasi di Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, Sabtu (3/2/2026) kemarin.

Kunjungan ini bukan sekadar wisata, tetapi juga menjadi momen edukatif, reflektif, sekaligus spiritual bagi para anak asuh dan para pengasuh yang ikut serta dalam hal ini.

Sebanyak 71 anak yatim piatu bersama 15 orang pengasuh hadir langsung merasakan atmosfer sirkuit bertaraf internasional yang kerap menjadi tuan rumah ajang balap dunia, seperti MotoGP.

Bagi sebagian besar anak-anak, ini merupakan pengalaman pertama mereka menginjakkan kaki di Pertamina Mandalika International Circuit, melihat langsung lintasan balap yang selama ini hanya mereka saksikan lewat layar televisi.

Rangkaian kunjungan diawali dengan aktivitas mengelilingi sirkuit menggunakan kendaraan Riders Parade MotoGP.

Dengan penuh antusias, rombongan menyusuri lintasan dari pit lane area yang biasanya menjadi pusat aktivitas para pembalap dan tim hingga menuju Tikungan 10, salah satu tikungan ikonik di Sirkuit Mandalika. 

Sepanjang perjalanan, wajah-wajah ceria terlihat jelas, disertai rasa takjub saat menyaksikan langsung kemegahan fasilitas sirkuit yang dirancang sesuai standar internasional.

Tak hanya berkeliling, momen kebersamaan juga diabadikan melalui sesi foto bersama di beberapa titik lintasan.

Anak-anak tampak bersemangat berpose dengan latar belakang aspal sirkuit, grandstand, serta panorama alam Mandalika yang menjadi keunikan tersendiri dari sirkuit ini.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga, inspirasi, dan mimpi besar bagi anak-anak, bahwa mereka pun bisa bercita-cita tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik.

Puncak kegiatan berlangsung di Royal Box 13, tempat rombongan menggelar doa bersama. Dalam suasana yang khidmat, doa dipanjatkan untuk kemajuan Pertamina Mandalika International Circuit agar terus berkembang, memberikan manfaat luas bagi masyarakat, serta menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia.

Doa juga dipersembahkan bagi anak-anak panti asuhan agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, dan masa depan yang cerah.

Kunjungan Yayasan Siti Khadijah ini disambut langsung oleh Donny Mahardjono, Vice President Motorsport Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Kehadiran perwakilan MGPA menjadi bentuk keterbukaan pengelola sirkuit terhadap masyarakat, sekaligus wujud komitmen Pertamina Mandalika International Circuit sebagai ruang publik yang inklusif, edukatif, dan memberi dampak sosial.

Vice President Motorsport Pertamina Mandalika Internasional Circuit, Donny Mahardjono, mengatakan, pihaknya menerima kunjungan dari Yayasan Yatim Piatu, Siti Khadijah, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur untuk bisa menikmati dan mengetahui kondisi sirkuit.

"Kami senang sekali bisa menerima kedatangan adik-adik. Kita bisa mengajak mereka berkeliling trek, mengedukasi tentang apa itu sirkuit, dan semoga apa yang kami lakukan di sini serta keberadaan circuit di Mandalika ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua," ujar Donny.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) Priandhi Satria, mengungkapkan, melalui kunjungan ini, Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya berfungsi sebagai arena balap kelas dunia, tetapi juga berfungsi sebagai tempat berbagi pengalaman, menanamkan nilai kebersamaan, dan membangun harapan.

"Harapan kami, semoga kunjungan Yayasan Siti Khadijah dan anak-anak Panti Asuhan Ampera menjadi kenangan berharga, sebuah perjalanan yang bukan hanya membawa mereka mengelilingi lintasan sirkuit, tetapi juga mengajak mereka melangkah lebih dekat pada mimpi dan masa depan," ulasnya. (*)