Melorot di Posisi 11, Fabio Quartararo 'Cium' Kejanggalan Aneh Saat Race MotoGP Australia 2025
Pembalap Yamaha Factory Racing, Fabio Quartararo, saat menjalani debut balapan di Sirkuit Philip Island, Australia, Minggu (19/10/2025) | Credit : Instagram @fabioquartararo20
RiauBISA.com, MotoGP - Fabio Quartararo 'mencium' kejanggalan dan keanehan saat melakukan balapan utama yang berlangsung di Sirkuit Philip Island dalam balapan Grand Prix of Australia 2025, Minggu (19/10/2025) kemarin.
Meski meraih hasil kualifikasi yang bagus dan menempatkan dirinya meraih pole position, namun hasil yang bagus tidak diraihnya saat balapan dengan 27 lap.
Posisinya, bahkan melorot jauh di posisi ke-11 hingga bendera finish dikibarkan. Sementara, rekan satu timnya di Yamaha Factory Racing, Alex Rins, justru meraih posisi ke-7.
Dalam catatan waktu balapan race yang terlihat dalam statistik grafik, pembalap asal Prancis itu memiliki catatan yang jauh lebih buruk dari hasil kualifikasi. Posisi catatan waktu terbaik saat kualifikasi, justru berbanding terbalik dengan rekan satu timnya, Alex Rins.

Dari dugaan sementara, Fabio Quartararo menilai, ada kesalahan teknis terutama dalam pemilihan ban ditengah sirkuit yang punya tekanan yang begitu keras.
"Rasanya sungguh aneh. Saya tidak menyangka balapan seperti ini, karena saya tahu kecepatan saya bagus. Saat pemanasan (posisi ke-4 dengan ban belakang medium). Padahal angin juga jauh lebih kencang, justru saya tidak mendapatkan kecepatan yang dibutuhkan di lap mana pun," ujar Fabio Quartararo, seperti yang di kutip RiauBISA.com dari laman crash, Senin (20/10/2025).
Dirinya juga sulit untuk memahami tentang kondisi dan keanehan dalam kejanggalan teknis yang ada di motornya tersebut. Sebab, banyak perbedaan mencolok dari segi catatan waktu antara balapan di sesi kualifikasi dengan balapan di main race.
"Kami masih harus benar-benar memeriksanya (teknis mesin). Tetapi (jujur) saya tidak pernah merasa seperti itu sepanjang akhir pekan. Bahkan di FP1 dengan ban belakang medium, saya merasa kompetitif, saya merasa cepat. Tetapi hari ini (balapan utama), saya (justru) sama sekali tidak merasa baik," katanya.
Di lain hal, Direktur Tim Massimo Meregalli, menyebutkan, pihaknya bakal melakukan investigasi dan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pabrikan asal Iwata Jepang ini, tak mampu bertarung di barisan depan.
"Kami akan menyelidiki secara menyeluruh penyebab perubahan (keanehan motor) dalam balapan ini," ujar Meregalli.
Rekan setimnya, Alex Rins, kepada awak media mengungkapkan, dirinya merasa cukup puas dengan balapan utama yang dilakukan di Sirkuit Philip Island. Dimana, start dari posisi ke-12 dan finish di posisi ke-7 dengan pemilihan ban Hard (depan dan belakang).
"Rasanya luar biasa. Saya melakukan banyak menyalip di tikungan 2 dari sisi dalam. Balapan yang sangat hebat. Saya mengalami sedikit masalah di awal, tetapi saya berhasil mengatasinya di tikungan 2," tuturnya. (*)






