Pelanggaran Tekanan Ban, Luca Marini Dijatuhi 8 Detik di Sprint Race Mandalika 2025

Pembalap Honda Racing Corporation (HRC) Luca Marini | Credit : Michelin

RiauBISA.com, MotoGP - Pembalap Honda Luca Marini, dijatuhi waktu 8 detik oleh FIM Steward dalam balapan Sprint yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, Sabtu (4/10/2025) siang.

Adik Valentino Rossi ini, dijatuhi 8 detik waktu karena terbukti melakukan pelanggaran tekanan ban dan membuat dirinya turun dari posisi ke-6 menjadi posisi ke-13 pada balapan sprint di Sirkuit Mandalika.

Sejak balapan singkat ini berlangsung, dia begitu kompetitif dan kuat dalam pertarungan di lintasan dengan rekannya di VR 46 Riders Academy, Marco Bezzecchi.

Dalam wawancaranya dengan awak media, Marini mengatakan bahwa dia tidak tahu mengapa pada balapan singkat ini tiba-tiba ban depannya menyusut drastis tanpa sebab.

"Saya kena penalti tekanan ban depan. Karena waktu saya mulai (balapan) tekanannya sudah (tampak) sangat rendah," ujar Marini, dikutip RiauBISA.com dari Crash.

Bahkan kata dia lagi, tekanan ban depan nya mulai menampakkan keanehan saat balapan berjalan 3-4 lap. Dimana, motornya tiba-tiba susah dikendarai saat melakukan tikungan dan membuat dirinya tidak nyaman dengan kondisi tersebut.

Atas kondisi itu kata dia, Marini pada beberapa tikungan membiarkan pembalap yang ada di belakangnya untuk melakukan overtake. Namun, niat itu dia urungkan.

"Secara keseluruhan, saya berkendara dengan motor ini sangat bagus. Saya akan coba lagi besok (Minggu) dan memperbaiki masalah ini (tekanan ban)," ungkapnya.

Untuk balapan penuh atau race yang digelar pada hari Minggu (5/10/2025) besok, Marini akan mencoba dengan memasang ban belakang medium untuk 'perjudian' di lintasan.

"Kita lihat saja. Dengan ban belakang medium dan balapan besok, agak sulit bagi semua orang. Tapi kita lihat saja nanti kecepatannya. Setelah pemanasan, kita akan mendapatkan informasi lebih lanjut dan mencoba memahaminya," tukasnya. (*)