Yamaha Cari Keseimbangan dan Kecepatan Mesin V4 YZR-M1 di Test Misano

Pembalap tim Pramac Yamaha, Jack Miller | Credit : MotoGP.com

RiauBISA.com, MotoGP - Yamaha Factory Racing, tengah melakukan ujicoba mencari keseimbangan dan kecepatan dengan konfigurasi mesin V4 YZR-M1 mereka, saat melakukan test di Sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli, San Marino, Italia.

Ujicoba mencari keseimbangan dan kecepatan mesin motor baru ini dilakukan oleh semua pembalap dibawah naungan Yamaha. Termasuk pembalap lapis 2 mereka, Jack Miller dari Pramac Yamaha.

Miller bersama duo pabrikan Yamaha lainnya yakni Fabio Quartararo dan Alex Rins, mengendarai V4 YZR-M1 di Misano, usai test rider Yamaha Augusto Fernandez memberikan debut balapan motor wild card pada 12-14 September kemarin.

Dalam wawancaranya di berbagai media, Miller mengatakan bahwa keputusan Yamaha mengganti konfigurasi mesin dari semula inline-4 ke mesin V4, merupakan keputusan yang tepat dan benar.

"Proyek baru ini masih sangat awal. Sangat menarik bagi kami untuk mendapatkan kesempatan melakukan uji coba motor Yamaha V4 baru ini," ujar Jack Miller dalam pernyataannya setelah uji coba Misano, dikutip RiauBISA.com, melalui laman crash, Selasa (16/9/2025).

Menurut pembalap asal Australia ini, ujicoba yang dilakukan sangat bagus meskipun pada test pasca-balapan di Misano membuatnya berada di posisi ke-17.

Meski kurang mendapatkan hasil yang baik pada hasil test mesin baru, Miller menyebutkan bahwa hal yang membuat dirinya bersemangat dan yang terpenting adalah bisa memahami kelebihan dan kekurangan motor V4 serta memaksimalkan kelebihan dan memperbaiki kekurangannya.

"(Yang terpenting) motornya bekerja dengan baik, dan di beberapa area kami telah membuat kemajuan dibandingkan dengan YZR-M1 (inline-4). Jadi kami menuju ke arah yang baik. Beralih dari M1 lama (inline-4), yang keunggulannya terletak pada kecepatan menikung," kata Miller.

Dengan konfigurasi mesin V4 yang dipakai mayoritas semua tim di MotoGP, dia menemukan hal baru dan fakta menarik berupa keseimbangan baru dalam hal geometri, distribusi bobot serta semua aspek dalam mesin tersebut.

"Sekarang kami hanya butuh waktu, karena ini masih tahap awal proyek," sebut Miller.

Sementara itu, Direktur Tim Pramac, Gino Borsoi, dalam pernyataan nya dikutip crash, mengatakan, menjadi bagian dari era baru Yamaha di MotoGP adalah sesuatu yang patut dibanggakan.

"Hari pertama dengan prototipe YZR-M1 V4 ini menyenangkan sejak awal, karena kami memulai dari selembar kertas kosong (tanpa data geometri)," kata Borsoi.

Untuk itu kata dia lagi, test yang dilakukan oleh pembalapnya kali ini, lebih menekankan pada masukan dan sudut pandang memahami mesin tersebut untuk memberi masukan perbaikan kepada insinyur mesin Yamaha.

"Kami tahu ini akan menjadi perjalanan yang panjang, tetapi kami sangat bangga menjadi bagian dari tantangan baru. Memulai dari awal sangat penting bagi Pramac Racing, karena kami dapat mengerahkan seluruh upaya untuk mengembangkan motor dengan cara yang tepat," tukasnya. (*)