11 Terduga Pelaku Penembak Presiden Haiti Ditangkap di Kedubes Taiwan
Terduga pelaku pembunuhuan presiden Haiti Jovenel Moise (AP Photo/Joseph Odelyn)
Riaubisa.com, PORT-AU-PRINCE - Taiwan menyatakan, 11 terduga pelaku pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise ditangkap saat hendak masuk ke kedutaannya.
Juru bicara kementerian luar negeri Joanne Ou berkata, mereka langsung menutup kedutaan demi alasan keamanan.
Ou mengungkapkan, pada Kamis dini hari waktu setempat (8/7/2021), 11 orang berusaha terdeteksi di lapangan Kedutaan Besar Taiwan.
"Staf keamanan secepatnya segera memberi tahu personel kedutaan dan kepolisian Haiti," kata Ou dilansir AFP Jumat (9/7/2021).
Kedubes Taiwan memberikan izin kepada polisi untuk memasuki wilayah mereka, dan menangkap terduga pembunuh Presiden Jovenel Moise tersebut.
Dalam unggahan di situsnya, kedutaan menerangkan 11 orang yang ditangkap itu nampak seperti tentara bayaran.
"Polisi menggelar operasi pukul 16.00 dan sukses menangkap 11 orang. Prosesnya berjalan mulus," kata kedutaan.
Haiti merupakan satu dari 15 negara yang masih menjalin hubungan diplomasi dengan Taiwan dibandingkan China.
Kedutaan mereka berlokasi di dekat kediaman Moise, ketika dia ditembak oleh sekelompok orang pada Rabu (7/7/2021).
Moise, Presiden Haiti sejak 2017, dibunuh di kediamannya oleh sekelompok orang yang disebut berbicara dalam bahasa Spanyol.
Salah satunya ada yang mengeklaim agen Badan Anti-narkoba AS( DEA), dan menggunakan bahasa Inggris aksen Amerika.






