PT HKI Minta PT Wira Agung Agar Meminimalisir Gangguan Warga RW 08 Palas

Didampingi 2 personil Babinsa Palas, Rumbai, pelaksana PT HKI, Atmin Rasman saat berbicara ke PT Wira Agung dan warga RW 08 Palas. (foto/fin)

RiauBISA.com, Pekanbaru - Pelaksana PT HKI, Atmin Rasman meminta PT Wira Agung sebagai vendor agar meminimalisir gangguan terkait debu dan kebisingan warga RW 08 kelurahan Palas, Rumbai. Ia pun mendesak perusahaan angkutan tanah timbun itu agar segera action.

Hal itu disampaikan Atmin Rasman di depan ketua RW 08 Palas, Babinsa Palas, Aipda Nababan, dan sejumlah tokoh masyarakat RW 08 Palas di kediaman ketua RW 08 kelurahan Palas, Senin (14/7/2025).

"Seperti saya bilang, sebelum ada proyek, masyarakat independen enggak terus kena debu enggak lumpur. Dengan adanya kita mereka pusing debu bising segala macam. Nah itu kita juga harus mikir sampai ke situ," ujar pelaksana pembangunan jalan tol lingkar Pekabaru tersebut.

Atmin pun menekankan kepada Site Operasi Manager PT Wira Agung, Hanafi berupaya mencari cara agar armada angkutan tanah timbun berjalan, tapi masyarakat setidaknya minim gangguan.

"Kalau untuk akses dari Jalan Matahari ke Jalan Damai ini sudah clear dari saya, tergantung PT Wira Agung-nya kapan actionnya. Kalau bisa segera itu diensi nol, segera dikerjakan, biar enggak hancur lagi jalannya. Nanti saya minta ini itu karena untuk back up saya di kantor," ucapnya.

Jadi sambung Atmin, pekerjaan pekerjaan akses ini karena ada permintaan dari warga. Seandainya pagi ini enggak bisa, nanti boleh menyusul. Kalau untuk Jalan Matahari bakal dibenahi, ujarnya.

Sementara saat ketua RW 08, Junaidi mempertanyakan masalah pembersihan ceceran tanah timbun di Jalan Damai, Atmin mengatakan untuk tindaklanjutnya pihak PT HKI mengerahkan 2 alat dan PT Wira Agung 3 alat. Untuk selanjutnya tanggungjawab PT Wira Agung.

"Kalau mereka rutin berarti kan tidak ada masalah, tapi kalau mereka. planningnya tidak rutin berarti kan ada masalah lagi itu," terang Atmin didepan  forum komunikasi warga RW 08.

Sementara itu saat awak media mencoba meluruskan bahasa Atmin yang mengatakan atas "permintaan" bukan keluhan warga RW 08 karena konotasinya berbeda, menurutnya hal itu hanya masalah bahasa saja tidak ada persoalan.

Usai pertemuan dengan warga RW 08, Atmin yang dicoba dikonfirmasi terkait keluhan warga, ia pun mempertanyakan identitas awak media. Namun setelah ditunjukan kepadanya, Atmin mengatakan, enggak peduli dari mana. 

"Enggak peduli sama saya dari mana.  Enggak usah nanya ke saya, kecuali sampeyan izin ke kantor saya, monggo silahkan saya enggak peduli," ucap Atmin yang terkesan arogan kepada awak media.

Diberitakan sebelumnya, untuk kedua kalinya, sejumlah warga RW 08 Kelurahan Palas kecamatan Rumbai, kembali melakukan penyetopan terhadap truk angkutan tanah timbun milik PT Wira Agung di Jalan Matahari kelurahan Palas, Sabtu (12/7/2025). Pasalnya, kendaraan berplat E tersebut tak membersihkan ceceran tanah timbun yang mengotori jalan di wilayahnya.

"Ya, sepertinya memang penyetopan lagi dari masyarakat ini. Karena dari kemarin juga masyarakat juga sudah resah janji PT Wira Agung tidak merealisasikan janjinya membersihkan jalan," ucap ketua RW 08 kelurahan Palas, Junaidi didampingi tokoh masyarakat RW 08, Edison Herbet Sihite (58) ditengah-tengah aksi penyetopan truk tanah timbun.

Menurut Junaidi, pimpinan PT Wira Agung, Hanafi berjanji akan menyemprot jalan pakai robin. Akan tetapi sampai hari ini enggak dilaksanakan. Jadi ini juga yang kita pertimbangkan. Terlebih lusa, Senin (14/7/2025) anak anak sekolah mulai masuk tahun ajaran baru, ini yang dikhawatirkan, ujarnya. (fin)