Truk Angkutan Tanah Timbun Dihadang Warga, PT Wira Agung Mengaku Langsung Membersihkan

Site Operasi Manager PT Wira Agung, Hanafi. (foto/fin)

RiauBISA.com, Pekanbaru - Site Operasi Manager PT Wira Agung, Hanafi, tak menampik jika truk pengangkut tanah timbun untuk proyek jalan lingkar tol di Kelurahan Palas, Rumbai sempat dihadang warga. Ia mengaku, saat itu juga pihaknya langsung melakukan pembersihan dan saat ini sudah berjalan normal.

"Telat pembersihan saja, sekarang sudah berjalan normal dan jalan sudah kita bersihkan," ujarnya saat dikonfirmasi usai hearing dengan komisi III DPRD Riau, Selasa (8/7/2025).

Hanafi juga tak membantah jika ceceran tanah yang menutupi badan Jalan Damai Palas, hanya disiram dengan air menggunakan mobil saja tanpa menyingkirkan tanah timbun.

"Iya, baru di hari itu juga langsung kita tindaklanjuti, sekarang sudah lancar dan clear," ucapnya.

Hanafi juga berjanji bahwa, jalan yang dilintasi truk pengangkut tanah timbun nantinya ada perawatan dari pihaknya. 

Sementara itu, Projet manager Tol Lingkar Pekanbaru PT Hutama Karya Infrastrultur (HKI), Rully Finalia S mengaku, salah satu yang menjadi konsen PT HKI adalah beberapa transporter atau kendaraan dump truk yang memang ada platnya bukan plat BM.

"Jadi kita akan berupaya untuk menertibkan supaya juga menjadi pendapatan asli daerah (PAD). Kita tertibkan nanti untuk menggunakan plat BM itu sendiri," tukasnya.

Saat ditanya mengenai truk ODOL, Rully mengatakan sepakat sehingga muatan nanti akan dibatasi sesuai kapasitas jalan. Ia pun berjanji PT HKI bertanggung jawab seperti yang terjadi di Garuda Sakti. 

"Kita perkuat itu dengan agregat, kita aspal kembali. Beberapa lubang yang memang kita lewati dengan intensitas tinggi kita akan perbaiki. Karena itu menjadi bagian tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat," ujarnya. (fin)