Mewah! Crazy Rich Petani Sawit di TNTN Demo Pakai Rubicon

Mobil Mewah Rubicon Mewah dan tak biasa terlihat saat ratusan warga Bukit Kesuma yang berada di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melakukan aksi demo | Screenshoot @btn_tessonilo

RiauBISA.com, Pekanbaru - Pemandangan mewah dan tak biasa terlihat saat ratusan warga Bukit Kesuma yang berada di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melakukan aksi demo.

Diantara aksi demo tuntutan kelompok yang menginginkan kejelasan terkait status kelangsungan hidup mereka yang berada di kawasan hutan konservasi, muncul mobil putih Jeep Wrangler Rubicon, diantara kerumunan demo.

Mobil seharga kurang lebih sekitar Rp 2,389 Miliar itu, muncul ditengah kerumunan pendemo yang di posting di akun resmi instagram @btn_tessonilo, Selasa (24/6/2025).

Dalam unggahan yang terdiri dari 4 slide itu, akun @btn_tessonilo dituliskan narasi judul 'Rubicon diantara pendemo TNTN di Bukit Kesuma'.

"Rubicon itu bukan sekadar mobil di tengah kerumuman pendemo TNTN. Ia menjadi simbol dari tarik-menarik kepentingan yang jauh lebih besar. Menurut jaksa Agung, permasalahan Taman Nasional Tesso Nilo adalah persoalan yang sangat kompleks; ada kepentingan para pemodal besar yang bermain di balik layar. Namun satu hal yang pasti, TNTN tak boleh musnah hanya karena ambisi segelintir orang yang datang dengan roda besar dan agenda tersembunyi," begitu narasi yang dituliskan di akun tersebut.

Postingan di akun ini mendapat respon positif dari netizen. 283 kali dibagikan dan 9.020 netizen memberikan tanda hati serta 749 netizen memberikan komentar terkait postingan rubicon itu.

"Rubycon minta keadilan, sementara pak mahout dan petugas hidup sederhana," tulis akun @anputridak**

"Jangan diblur nopol nya Min.. pak @ditlantas_poldariau tolong dilacak itu mobil setannya," tulis akun @lala.26**

"Pernah kenal sama salah satu org di bukit kesuma. Dia cerita sekalipun rumah mereka kayu, mobilnya ya mewah pajero, fortuner termasuk yg rubicon itu. Rumah2 disitu ada yg sudah beton dan sebagian ada yg kayu. Tp percayalah kayu bukan berarti tak punya. Kuharap seluruh area bukit kesuma juga kembali menjadi kawasan PKH. Termasuk tempat publik yg ada di dalamnya relokasi ke tempat yg masih tersedia untuk menampung mereka, seperti sekolah, tempat ibadah, puskesmas dll. Mungkin ke kerinci atau balik kampung ke sumut," tulis akun @gracialr*. (*)