Sedih, Ayah Meninggal Suspek Corona, Anak Ijab Kabul di Samping Ambulans
Prosesi ijab kabul di samping ambulans di Karanganyar, Sabtu (3/7/2021). Foto: dok. (detikcom)
Riaubisa.com, Karanganyar - Sepasang pengantin di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menjalani ijab kabul di kompleks pemakaman. Ijab kabul dilaksanakan di samping ambulans pembawa jenazah ayah pengantin putri yang meninggal dalam kondisi suspek virus Corona atau COVID-19.
Dalam rekaman video, tampak prosesi ijab kabul ini dilakukan dengan menggelar tikar tepat di samping ambulans. Sepasang pengantin, saksi dan penghulu tampak duduk mengelilingi meja kecil.
Saat dikonfirmasi, Kepala BPBD Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto, membenarkan kejadian tersebut. Sundoro menyebut pihak yang meninggal adalah ayah dari pengantin wanita.
"Kami benarkan kejadian itu kemarin sore. Yang meninggal adalah ayah dari pengantin putri. Meninggal dalam kondisi suspek COVID," ujar Sundoro, saat ditemui di Kantor BPBD Karanganyar, Minggu (4/7/2021) dilansir detikcom
Sundoro menerangkan, mempelai putri merupakan warga Kecamatan Jatipuro, sementara mempelai pria adalah warga Kecamaran Jatiyoso. Prosesi ijab kabul itu dilakukan di pemakaman umum di Kecamatan Jatipuro.
"Terkait prosesi ijab, perlu kami jelaskan juga karena memang itu keinginan keluarga putri. Saat-saat terakhir mungkin ya, (menginginkan) untuk pernikahan disaksikan oleh bapak ibunya," jelas Sundoro.
Karena pemakaman menggunakan protokol COVID-19, lanjutnya, jenazah dibawa dari rumah sakit langsung menuju pemakaman. Kedua mempelai meminta waktu untuk melaksanakan ijab sebelum jenazah dimakamkan.
"Itu prosesi di kompleks pemakamannya. Karena jenazah dari rumah sakit tidak dibawa ke rumah duka, melainkan langsung menuju pemakaman," ungkapnya.
Permintaan kedua mempelai itu kemudian disetujui oleh petugas. Dengan syarat, pelaksanaan ijab kabul tetap berpedoman pada protokol kesehatan.
"Karena bapaknya meninggal otomatis permintaan itu kita setujui. Dengan catatan tetap dengan protokol kesehatan," kata Sundoro.
Usai ijab kabul selesai dilakukan, jenazah kemudian langsung dimakamkan. Sementara langkah antisipasi sudah dilakukan oleh pihak terkait.
"Sudah dilakukan tracing. Karena belum ada indikasi gejala disarankan untuk isolasi mandiri di rumah. Senin (5/7/21) besok rencananya akan dilakukan swab antigen," imbuh Sundoro.






