Modal Nonton Youtube dan tak Tamat SD, Hacker Asal Pekanbaru Bobol Kripto Rp 16,5 miliar Milik WNA Amerika
Ilustrasi
RiauBISA.com, Pekanbaru - Seorang hacker asal Pekanbaru, Provinsi Riau, yang tak tamat sekolah dasar (SD) berhasil membobol aset kripto sebesar Rp 16,5 miliar milik warga negara Amerika Serikat (AS), hanya dengan belajar dari Youtube.
Sebanyak Rp 6,5 miliar berhasil dikembalikan kepada korban oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau melalui eksekusi restitusi.
Melansir story.kejaksaan.go.id, Rabu (4/6/2025), tersangka adalah Anggi Saputra bin Suliandi, terpidana kasus tindak pidana akses ilegal yang menyasar dompet digital Coinbase milik korban berkewarganegaraan AS.
Aksinya dilakukan dari sebuah rumah di Perumahan Tsamara Garden, Jalan Tengku Bey, Pekanbaru, pada Agustus hingga Oktober 2022.
Anggi menjalankan skema phising dengan mempelajari berbagai tutorial dari Youtube.
Ia membeli dan menggunakan berbagai alat seperti daftar email, SMTP, validator email, serta pengirim otomatis (sender) untuk menyebar tautan palsu.
Anggi memperoleh kredensial untuk mengakses dompet kripto milik korban dan memindahkan aset Ethereum ke rekeningnya sendiri.
Dari hasil aksinya, Anggi melakukan 31 kali penarikan dana ke rekening Bank BTPN dan BCA miliknya.
Nilai penarikannya bervariasi, dari puluhan juta hingga mendekati Rp 1 miliar, dengan total keseluruhan mencapai Rp 16,5 miliar.
Usai proses hukum berjalan, Kejati Riau pada Jumat (23/5/2025) pekan lalu, mengeksekusi putusan restitusi sebesar Rp 6,5 miliar kepada korban.
Dana dikirim melalui pendebetan dari rekening virtual account Kejari Pekanbaru, dan telah diterima oleh korban di AS dengan bantuan Kedubes AS, Biro Hukum, dan Hubungan Luar Negeri Kejagung, serta Bank BRI Pekanbaru. (*)






