Pembahasan APBD-P Diyakini Tuntas Mei Mendatang

Ketua DPRD Riau, Kaderismanto

RiauBISA.com, Pekanbaru - Angka defisit APBD Riau 2025 sebesar Rp3,5 triliun. Akibatnya, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau terjadi tunda bayar. Nantinya setelah diaudit BPK, DPRD Riau akan membahas APBD-P yang diperkirakan tuntas Mei mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Riau, Kaderismanto usai menghadiri kegiatan halal bi halal di kediaman wakil ketua DPRD Riau, Budiman Lubis, Jalan Sumatera, Rabu (16/4/2025).

"APBD Perubahan (APBD-P) itu sesuai dengan surat Mendagri tentu menyesuaikan dengan visi misi Kepala daerah baru. Alhamdulilah visi misi sudah masuk dan kita paripurnakan," ujarnya.

Kaderismanto mengatakan visi misi tersebut kemudian menjadi RKPD melalui RPJMD. Atas dasar itu kemudian dapat dilaksanakan pada tahun ini walaupun mungkin tidak masuk semua berkaitan dengan defisit APBD Riau 2025.

Politisi fraksi PDIP itu mengatakan, DPRD Riau akan melakukan revisi APBD Perubahan sesuai dengan surat Mendagri itu dipercepat, kemungkinan bisa pada bulan Mei, ujarnya.

"Penyesuaian APBD-P ini sangat penting berkaitan dengan meluruskan APBD ini. Mudah-mudahan pada Mei ini, tuntaslah semuanya," ungkapnya.

Menurut Kaderismanto, defisit ini ada terjadi tunda bayar, pergeseran anggaran, belanja pegawai dan terjadi pengurangan pendapatan. 

"Jadi defisit ini bukan hanya terjadi satu opsi saja. Tapi ada beberapa yang tergabung di dalamnya. Sehingga memang APBD itu lebih rendah dari pendapatan sebelumnya. Kita perkirakan mungkin di angka Rp8 triliun setelah perubahan," ulasnya.

Kaderismanto juga mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah berdiskusi dengan Gubernur Riau, Abdul Wahid. Pihaknya mendorong Pemprov Riau agar APBD ini diaudit oleh BPK. Dari hasil itu kemudian bisa menjadi APBD-P. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat, pungkasnya. 

Hal senada juga dibenarkan oleh Wakil ketua DPRD Riau, Budiman Lubis SH saat dikonfirmasi terpisah.

Ia mengatakan, APBD-P Riau saat ini tengah disusun, sebentar lagi diajukan oleh pemerintah untuk kemudian dibahas oleh DPRD Riau. 

"Sekarang kita tunggulah, lagi disusun oleh pemerintah. Insyaallah secepatnya lah," ujar Budiman.

Namun ketika didesak kapan penuntasan APBD-P Riau tersebut, politisi asal fraksi Gerindra itu mengaku belum bisa memastikan. (fin)