Rencana Swastanisasi
Soal Cikpuan, Irvan Herman Sebut Pemko Pekanbaru Hitung Untung Rugi Sama Rakyat
SAMBANGI - Wasekjen DPP Partai Amanat Nasional dr Irvan Herman, menyambangi salah seorang pedagang di Pasar Cik Puan Pekanbaru | Ist
Riaubisa.com, Pekanbaru - Rencana Walikota Pekanbaru, Firdaus untuk menyerahkan pengelolaan dan pembangunan Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru ke Swasta menuai banyak kritik. Salah satunya dari putra daerah Pekanbaru yang juga Wasekjen DPP Partai Amanat Nasional dr Irvan Herman.
"Apa sebenarnya motif Swastanisasi Pasar Cik Puan," kata Irvan Herman, dalam rilis yang diterima riaubisa.com, Sabtu (26/06/2021).
Menurut Irvan Herman, banyak banyak warga yang menggantungkan hidupnya berniaga di Pasar Cik Puan. Sehingga tak elok jika Pemkot bicara bisnis kepada warganya sendiri. "Masa Pemkot Pekanbaru mau hitung-hitungan untung rugi dengan rakyat sendiri," tambahnya.
Ia pun mengingatkan, Pemkot Pekanbaru jangan membebankan pedagang. Sebab, jika dikelola swasta profit yang ada tentu bisnis dan harga sewa lapak kios mahal. "Jangan sampai (karena) Pemkot cari aman, pedagang kecil kedepan malah terusir karena tak mampu bayar sewa," tandasnya.
Sebelumnya, niat Swastanisasi Pasar Cik Puan ini juga diprotes anggota DPRD Riau Mardianto Manan. Ia khawatir pihak ketiga hanya akan mencari keuntungan, sedangkan rakyat dan pedagang kecil belum jelas nasib untungnya seperti apa.
Legislatif khawatir pedagang yang sudah menunggu belasan tahun justru lambat laun akan diusir secara halus ditangan swasta karena tidak kuat membayar sewa.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, H Firdaus belum lama ini berharap, swastanisasi Pasar Cik Puan, bakal menguntungkan semua pihak. "Kita ingin nantinya semua win (untung). Pemerintah win, Pedagang win, masyarakat win. Untung, semua untung," kata Firdaus MT






