Suami di Batam Gagahi Anak Tiri, Istrinya Melolong
Foto : tribunbatam
Riaubisa.com, Batam - Sudah lebih 4 tahun peristiwa persetubuhan antara suami dan anaknya dipergoki sang ibu di depan matanya sendiri.
Awalnya, sang ibu berupaya menutupi, namun tak tahan juga akhirnya lapor ke polisi.
Pihak berwajib lalu memproses peristiwa itu meski sudah bertahun-tahun berlalu.
Suami sang ibu pun kini tengah menghuni jeruji besi.
Pria berinisial K diproses pihak kepolisian dari Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Baja, Kota Batam lantaran telah bersetubuh dengan anak tirinya.
Aksi pria berumur 54 tahun yang menggagahi anak tirinya itu bahkan berlangsung di depan mata istrinya yang juga ibu kandung sang anak.
Peristiwa bejat yang dilakukan pria paruh baya itu terjadi pada tahun 2016 silam dan mulai terbongkar saat istri dari K memberanikan diri untuk melapor ke polisi.
Kronologi Menurut Polisi
Sementara itu, terkait peristiwa tak senonoh tersebut, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Aris Baltasar Nasution. kepada awak media mengisahkan kronologinya.
Kasus asusila tersebut terjadi pada tahun 2016 silam.
Nafsu syahwat pelaku atau ayah tiri korban bangkit saat melihat tubuh sang anak yang sedang bermain di kamar bersama temannya.
Ketika itu, dua remaja yang bearda di kamar didatangi oleh pelaku.
Nafsu yang sudah di ubun-ubun membuat pelaku bertindak cepat.
Pelaku K mengusir teman anak tirinya tersebut lalu dia melakukan hubungan terlarang dengan putri tirinya itu.
"Dia mulai melakukan perbuatan itu awalnya kepada sang anak," ujar Aris.
Menurut Haris, saat terjadi hubungan terlarang keduanya, ternyata dipergoki oleh istri dari K yang juga ibu kandung korban.
Melihat kejadian itu, istrinya naik pitam, dia berteriak histeris, mengetahui cinta terlarang ayah dengan anak tiri.
Hatinya sakit dan terluka tapi tak berdarah melihat dua orang yang dicintai melakukan hubungan terlarang di depan matanya.
Ketika perbuatan terlarang itu terjadi, sang ibu baru saja pulang dari berjualan di pasar untuk mencari nafkah.
"Bininya melihat langsung suami dengan anak tirinya ini saat berhubungan badan," sebut Hari lagi.
Melolong Pilu, Syok Bahkan Nyaris Pingsan
Mendengar teriakan istrinya, ayah dan putri tiri itu gelagapan, mereka langsung mengemasi pakaian dan bangkit dari ranjang.
Emosi sang istri tidak bisa diredam lagi, ia melolong, menjerit sambil memukul suami dan anaknya dengan tangan dan benda yang dilihatnya di kamar itu.
Makian dan cacian keluar dari mulut sang istri yang syok kepada anak dan suaminya.
Tak hanya kata-kata, sang istri juga memukul keduanya sambil tidak henti menangis hingga emosinya reda.
Setelah tenang, mereka sepakat tidak melaporkan kejadian itu karena merupakan aib keluarga dan dirinya bisa menyelesaikan secara baik-baik.
Bahkan menurut polisi, sang istri sempat diancam oleh pelaku.
"Kejadian itu sekitar 2016, dirinya tidak mau melapor karena takut melapor. Dia juga diancam oleh suaminya," lanjut Haris.
Sejak kejadian itu, wanita tersebut meminta anaknya yang berumur 14 tahun pergi dari rumah dan kos terpisah dari mereka.
Hal itu dilakukan sang ibu agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.
Dikutip dari Tribunbatam.id, Senin (1/2/2021), yang dilansir dari tribunpekanbaru pria paruh baya itu tidak mau banyak bicara, dia hanya mengatakan kalau dirinya salah dan siap dihukum oleh polisi.
Berbeda omongannya dengan polisi, pelaku menceritakan bagaimana kronologis dirinya bisa melakukan perbuatan bejat tersebut.
"Iya Pak saya salah. Saya akan bertanggung jawab, saya pasrah diapakan saja, saya rela walaupun ditembak mati," ucapnya menceracau sambil menyapu air matanya.






