Tabrakan Beruntun Mobil Damkar, Dewan Sebut Sopir Ugal-Ugalan & Tak Tahu Aturan

KECELAKAAN - Armada pemadam kebakaran Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru, mengalami kecelakaan tepat di bawah flyover Pasar Pagi Arengka, Senin (14/6/2021) sekitar pukul 12.10 Wib | Ist

Riaubisa.com, Pekanbaru - Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Robin Eduar, menyebutkan, sopir yang mengemudikan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru, dianggap lalai serta ugal-ugalan dalam membawa kendaraan pacunya ketika berada di jalan raya.

Kondisi inilah katanya, yang menyebabkan unit mobil Damkar di Kota Pekanbaru mengalami kecelakaan tragis hingga menyebabkan mobil tersebut rusak parah serta sopir dan penumpang mengalami luka-luka dan patah tulang.

"Evaluasi sopirnya. Ugal-ugalan di jalan raya. Kita boleh rescue tapi jangan kita pula yang jadi korban. Ini berarti safety tidak baik," cetus Robin, saat kepada riaubisa.com, Selasa (15/06/2021).

Dia menambahkan, harusnya sopir Damkar dalam mengemudi membaca lagi UU lalu lintas ketika berkendara meskipun mobil rescue. Kendaraan beriringan dan terlalu mepet, itu tidak dibenarkan dalam aturannya.

"Mereka (sopir damkar,red) tidak menjaga jarak. Di dalam UU lalu lintas itu jelas disebutkan jarak berkendara minimal 15 meter dengan jarak aman 20 meter. Berarti mereka (sopir damkar,red) tidak tau aturan. Jangan bunyi serine semua ditabrak. Perhatikan keselamatan pengguna kendaraan lain," beber Robin.

 

Robin juga menyikapi atas insiden kecelakaan tersebut, terhadap kendaraan rescue yang hancur total tersebut, dia meminta OPD terkait dalam hal ini Damkar segera melakukan perbaikan.

"Mobil yang ada memang kurang untuk kebutuhan di Kota. Maka harus dilakukan perbaikan. Ambil kebijakan, mana pos anggaran yang bisa digunakan untuk perbaikan mobil ini," pintanya.

Seperti diketahui, Kecelakaan beruntun mobil pemadam kebakaran Pekanbaru di Jalan Soekarno Hatta, samping Flyover, pasar Pagi Arengka Kecamatan, Tampan Pekanbaru, Senin (14/06/2021) siang, diduga akibat kelalaian sopir Damkar.


Kejadian bermula saat mobil Tronton Damkar nopol BM 8755 AP yang dikemudikan oleh TF (38) bergerak di Jalan Soekarno Hatta arah jalur timur datang dari arah utara menuju selatan.

Sesampainya di samping jembatan fly over yang berada di pasar pagi arengka, mobil Truck Colt Diesel Damkar nopol BM 8755 AP yang dikemudikan oleh TF (38) menabrak mobil damkar BM 8175 TP dikemudikan oleh RH (44) dengan penumpang berinisial YG (26), RH (36) dan RY (32) sehingga terdorong ke depan dan menabrak mobil tronton trado yang ada di depannya.

 

Akibat kecelakaan beruntun tersebut, mobil itu mengalami ringsek di bagian sisi sebelah kanan serta hancur di bagian sisi depan. Kondisi mobil rescue rusak parah dan tidak bisa digunakan.

Selain itu, 2 orang petugas Damkar berinisial YG mengalami luka di bagian tangan kiri dan RH terkilir di bagian kaki kanan dan dilarikan ke rumah sakit Sansani Pekanbaru.