DLHK Pekanbaru Sambangi Bank Sampah Dalang Collection di Tenayan Raya

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, menyambangi Rumah Pintar Kube Dalang Collection, Tenayan Raya, Pekanbaru.

RiauBISA.com, Pekanbaru - Guna ingin memantau aktivitas kerja bank sampah beserta pengelolaannya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, menyambangi Rumah Pintar Kube Dalang Collection, Tenayan Raya, Pekanbaru.

Rumah Pintar yang dibangun menggunakan bahan ecobrick ini menjadi simbol inovasi dalam pengelolaan limbah plastik dan keberlanjutan lingkungan yang merupakan CSR binaan PT PLN Nusantara Power UP Tenayan.

"Rumah Pintar yang diresmikan ini menjadi contoh bagaimana ecobrick, yang dihasilkan dari limbah plastik, dapat digunakan dalam pembangunan yang berkelanjutan," kata Plt. Kadis DLHK Pekanbaru, Tengku Reza Ahmed Fahlevi.

Acara ini juga menampilkan pameran berbagai produk daur ulang, serta inovasi budidaya cacing organik. 

"Produk-produk hasil karya komunitas Dalang Collection, seperti tas, dompet, dan pajangan, menunjukkan kreativitas dalam memanfaatkan bahan-bahan daur ulang untuk menciptakan produk bernilai ekonomi," ujar Reza.

"Kolaborasi yang solid antara PT PLN Nusantara Power UP Tenayan dan komunitas Dalang Collection menciptakan inovasi dalam solusi pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat dengan dukungan penuh dari PT PLN Nusantara Power UP Tenayan dan berbagai pemangku kepentingan lainnya," jelasnya.

Penggagas Dalang Collection, Hj. Soffia Soffen, yang mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, terutama PT PLN Nusantara Power UP Tenayan yang telah memberikan dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). 

"Berkat dukungan tersebut, Rumah Pintar Kube Dalang Collection dapat berdiri kokoh sebagai pusat edukasi pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat," ucap Soffia.

PT PLN Nusantara Power UP Tenayan yang diwakili oleh Asisten Manager Engineering, Bapak Mokhamad Akhidin, menyebutkan, peran PT PLN Nusantara Power UP Tenayan dalam mendukung Dalang Collection merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

"PT PLN juga memperkenalkan inovasi pemanfaatan FABA (Fly Ash and Bottom Ash), limbah industri pembangkit listrik, yang diolah menjadi batu bata sebagai material ramah lingkungan," tuturnya.

Untuk diketahui,Dalang Collection merupakan singkatan dari kata daur ulang. Kelompok perajin ini berdiri sejak 2007. Hingga saat ini memiliki dua tempat pelatihan yaitu Bank Sampah Dalang Collection di Jalan Gajah, Kelurahan Bambu Kuning, Kulim Pekanbaru. Kemudian, juga ada Rumah Pintar Dalang Collection di Kelurahan Industri Tenayan Raya, Pekanbaru.

Bank sampah Dalang Collection, mendaur ulang sampah dengan menyulap sampah-sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat.

Karya-karya yang dihasilkan berupa tas, keranjang, dan dompet. Selain itu, ada pula sepatu, sandal, kotak pensil, baju hingga karpet. Semuanya beraa dari limbah sampah plastik.

Bahkan hasil buah tangan yang dihasilkan oleh Dalang Collection dari sampah-sampah tersebut turut meramaikan pasar ekspor tanah air karena memiliki keunikan tersendiri.

Dalang Collection ini telah menghasilkan ribuan karya dari berbagai macam limbah plastik. (*)