Pecco Bagnaia Menang di Balapan MotoGP Malaysia 2024, Penentuan Juara Dunia Ada di�Seri Akhir
Pembalap Ducati Pabrikan Lenovo, Francesco Bagnaia (tengah) mengangkat tropi piala di MotoGP Malaysia 2024 | Foto : Bambang Irawan
RiauBISA.com, Selangor - Balapan MotoGP Malaysia 2024 yang berlangsung Minggu (3/11/2024) dimenangkan oleh Pembalap Ducati Pabrikan Lenovo, Francesco Bagnaia.
Dengan kemenangan ini, kini keduanya hanya berjarak 24 poin. Penentuan juara dunia akan ditentukan di seri akhir yang berlangsung di sirkuit catalunya Barcelona.
Sejak balapan dimulai, pembalap pabrikan Ducati Pecco Bagnaia tampil memukau dan konsisten meski dalam setiap penampilannya harus saling ambil posisi dengan Jorge Martin di setiap lap.
Balapan di Sepang International Circuit berhenti sejenak saat bendera merah berkibar di pinggir lintasan, usai tragedi insiden kecelakaan yang sangat mengerikan di tikungan 2 usai Brad Binder dari KTM melakukan kontak dengan motor yang berada di depannya mengenai Quartararo serta Miller.
Dalam tragedi itu, Jack Miller harus menerima bantuan medis di lintasan. Beruntung kecelakaan itu tidak mengalami cedera serius. Sementara Brad Binder terpaksa tidak ingin melanjutkan karena mengalami kesakitan di pergelangan tangan nya.
Balapan baru dimulai dengan 19 lap usai kibaran bendera merah dicabut. Bagnaia dalam lanjutan balapan itu melesat dari posisi terdepan menyusul Jorge Martin, sementara Marc Marquez naik ke posisi ketiga.
Jorge Martin dalam balapan itu berupaya untuk mengambil alih pimpinan pertama dari Bagnaia saat berada di tikungan 6. Namun sayang, pembalap pramac itu harus melebar dan membiarkan pembalap pabrikan Ducati melewatinya.
Tak ingin menyerah, Jorge Martin terus berupaya melakukan serangkaian serangan-serangan mengejutkan di tikungan 14 untuk mengambil alih posisi pertama meski pada akhirnya harus melebar di tikungan terakhir.
Serangan demi serangan terus dilancarkan. Saat mulai dari tikungan 1 pada putaran kedua dan serangan Martin lainnya di tikungan 4.
Jorge Martin kembali memimpin di tikungan 14 dan menyenggol anak didik Rossi di Ducati Lenovo itu saat keluar dari tikungan terakhir. Sementara pembalap pabrikan Ducati itu menahan laju Martin di tikungan 4, namun ia menusuk ke bagian bagian dalam tikungan 5.
Bagnaia menyalip Martin di tikungan terakhir pada akhir putaran ketiga dan kembali memimpin balapan hingga kesalahan di tikungan 9 pada putaran ke-16 membuat Martin kehilangan delapan persepuluh detik dari Bagnaia dan dan akhirnta menyerah dengan serangannya hingga jarak Bagnaia dan Martin hingga bendera finis berkibar dengan selisih 3,141 detik.
Sementara Bastianini tertinggal 7,3 detik. Antara Bagnaia dan Martin ternyata berbeda dalam strategi ban depan. Bagnaia menggunakan ban lunak dan Martin menggunakan ban sedang. (*)






