Tamat Kuliah Masih Nganggur? Terpilih Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Muflihun Ade Hartati Siapkan Pelatihan dan Modal

Calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, Muflihun Ade Hartati, saat befoto dan berkumpul ditengah peserta gowes yang diadakan pada Minggu (20/10/2024) kemarin | Foto : instagram @muflihun

RiauBISA.com, Pekanbaru - Saat ini tingkat pengangguran cukup tinggi. Lalu apa solusinya? Muflihun atau biasa disapa bang uun menyebutkan jika nanti pihaknya akan menyiapkan tempat pelatihan. Termasuk biaya pelatihan dan modal akan diberikan oleh Pemko Pekanbaru.

"Terkhusus untuk mengurangi angka pengangguran. Besok-besok kita tidak perlu risau lagi kalau anak kita tamat kuliah tapi tak kerja. Kita akan bekerjasama dengani Dinas terkait dan membuatkan pelatihan. Tamat pelatihannya akan diberikan modal oleh Pemko Pekanbaru sehingga tidak ada lagi ditemukan anak yang nganggur," ucap bang uun, dalam dialognya saat melakukan kampanye dialogis bersama warga baru-baru ini.

Tidak hanya itu, dari data yang dirinya terima, saat ini banyak warga Pekanbaru penyandang disabilitas yang memiliki keahlian, namun terkendala sarana dan prasarana. Jumlah penyandang disabilitas ini kurang lebih sebanyak 300 Kepala Keluarga.

"Pekanbaru juga banyak saudara kita penyandang disabilitas, mereka pandai urut, pandai pijat tapi mereka tidak punya uang untuk membeli fasilitasnya seperti tempat tidur. Nah bagaimana mengatasinya? Pemko Pekanbaru akan memfasilitasi dengan memberikan bantuan modal khusus untuk kaum disabilitas. Kita memang lebih memperhatikan dan meningkatkan pelayanan dasar. Karena tugas pemerintah itu bagaimana bisa meningkatkan pelayanan dasar di Pekanbaru," cetusnya.

Dilanjutkannya, jika seorang pemimpin harusnya bisa memanusiakan manusia. Tidak hanya sekadar berbicara infrastruktur semata.

"Untuk apa bangunan tinggi, untuk apa jalan bagus ternyata masyarakat kita masih banyak belum makan, putus sekolah, sakit tak terobati, pengangguran kian meningkat. Jadi kami bersama buk Ade bersepakat hari ini disamping infrastruktur kami akan mengejar pelayanan dasar di masyarakat tentang pendidikan, kesehatan, keamanan, setelah itu baru infrastruktur," tutupnya. (*)