Muflihun Siapkan Program Komprehensif untuk Atasi Banjir di Pekanbaru

Calon Walikota Pekanbaru Muflihun, saat melakukan kampanye dialogis di tengah masyarakat baru-baru ini | Foto : Instagram @muflihun

RiauBISA.com, Pekanbaru - Masalah banjir yang kerap melanda Kota Pekanbaru menjadi perhatian utama bagi Calon Walikota Pekanbaru Muflihun. Calon WaliKota Pekanbaru nomor urut 1 yang akrab disapa bang Uun ini, dalam berbagai kesempatan, menegaskan bahwa penanganan banjir akan menjadi salah satu prioritas utama dalam program kerjanya jika terpilih.

Dengan pendekatan inovatif dan berbasis data, ia berencana menerapkan program komprehensif yang tidak hanya menyelesaikan masalah banjir dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan solusi berkelanjutan untuk jangka panjang.

Pembangunan Sistem Drainase Modern

Salah satu langkah utama yang akan diambil Muflihun adalah membangun sistem drainase modern yang lebih efektif. Menurutnya, sistem drainase yang ada saat ini tidak lagi memadai untuk menampung curah hujan yang tinggi, sehingga kerap menyebabkan genangan dan banjir di berbagai wilayah kota.

“Kita perlu membangun dan memperbaiki sistem drainase kota agar mampu menampung debit air yang lebih besar serta mengalirkannya lebih cepat ke saluran utama. Ini akan menjadi prioritas dalam program infrastruktur kami,” ujar Bang uun.

Muflihun juga berencana mengintegrasikan teknologi canggih dalam pengelolaan drainase. Ia akan menerapkan konsep smart drainase system, yang memanfaatkan sensor dan pemantauan digital untuk mengukur kapasitas saluran air serta mendeteksi area rawan banjir secara real-time.

Pengembangan Ruang Hijau dan Area Resapan Air

Selain memperbaiki drainase, Muflihun berkomitmen memperbanyak ruang hijau dan area resapan air di Pekanbaru. Ia menyadari bahwa minimnya ruang terbuka hijau dan alih fungsi lahan menjadi salah satu penyebab utama banjir di perkotaan.

“Ruang hijau tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota, tetapi juga sebagai area resapan air. Kami akan mengembalikan fungsi lahan hijau yang hilang dan merencanakan penambahan taman kota serta jalur hijau di kawasan-kawasan rawan banjir,” tegasnya.

Program ini akan melibatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan saluran air. Edukasi tentang pentingnya tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air juga akan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah tersumbatnya drainase.

Revitalisasi Sungai-Sungai di Pekanbaru

Bang Uun juga berencana merevitalisasi sungai-sungai yang melintasi Kota Pekanbaru. Banyak sungai di kota ini yang kondisinya memprihatinkan akibat pendangkalan dan pencemaran. Program revitalisasi yang diusulkannya meliputi pengerukan sungai untuk memperbesar kapasitas tampungan air, serta pembuatan tanggul di daerah-daerah kritis yang rawan terkena luapan air sungai.

“Sungai adalah salah satu aset penting dalam pengelolaan air kota. Kita akan merevitalisasi sungai-sungai yang ada agar bisa berfungsi optimal sebagai saluran air utama untuk mencegah banjir,” jelasnya.

Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat dan Swasta

Bang Uun menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi masalah banjir secara komprehensif. Ia berencana menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan dana dan teknologi, serta melibatkan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur anti-banjir melalui skema public-private partnership (PPP).

“Kita tidak bisa menyelesaikan masalah banjir sendirian. Diperlukan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan partisipasi sektor swasta untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan lancar dan berkelanjutan,” ujar Muflihun.

Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Bencana

Selain infrastruktur fisik, Muflihun juga menaruh perhatian besar pada kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi banjir. Ia akan membentuk Tim Reaksi Cepat Banjir di setiap kecamatan yang bertugas merespons keadaan darurat dengan cepat dan efektif. Pelatihan rutin terkait mitigasi bencana juga akan diberikan kepada masyarakat di wilayah-wilayah rawan banjir.

“Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi banjir sangat penting. Kami akan membentuk tim khusus yang siap merespons keadaan darurat dengan cepat, serta memastikan masyarakat selalu mendapatkan informasi terkini tentang potensi banjir melalui sistem peringatan dini yang canggih,” jelasnya.

Dengan program komprehensif yang dirancang oleh Muflihun, banyak pihak optimistis bahwa masalah banjir di Pekanbaru dapat diatasi secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Program yang menggabungkan solusi infrastruktur, teknologi modern, dan partisipasi masyarakat ini diharapkan mampu menciptakan Pekanbaru yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari banjir. (*)