Spanduk Liar Serang Suhardiman Amby Beredar di 4 Kecamatan di Kuansing, Tokoh Masyarakat Bakal Buat Laporan ke Polisi

Spanduk liar yang beredar di 4 Kecamatan menyerang Suhardiman Amby | Foto : Istimewa

RiauBISA.com, Teluk Kuantan - Jelang pendaftaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, beredar spanduk-spanduk liar di 4 kecamatan yang menyerang Suhardiman Amby.

Spanduk liar di 4 Kecamatan itu bertuliskan "Kami masyarakat Kecamatan Hulu Kuantan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kecamatan Gunung Toar dan Kecamatan Pucuk Rantau kecewa kepada Suhardiman Amby karena tidak jadi memilih putera Kuantan Mudik lama sebagai pendamping sebagai wakil di Pilkada Kuansing 2024. Kami tidak mau dibohongi lagi".

Menanggapi hal itu, Datuak Sirajo beserta tokoh masyarakat Kuantan Mudik mengimbau masyarakat Kuantan Mudik untuk tidak terprovokasi dengan spanduk yang dipasang oleh oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut.

"Spanduk tersebut tidak mewakili masyarakat Kuantan Mudik lama. Ini ulah oknum pemecah belah dan perusak demokrasi. Kita jangan terprovokasi. Kami selaku tokoh masyarakat akan meminta pertanggungjawaban pemasang spanduk," ucap Datuak Sirajo, kepada RiauBISA.com, Jumat (9/8/2024).

Dia mengatakan, spanduk tersebut diduga dipasang di beberapa wilayah Kuantan Mudik lama, Kamis (8/8/2024) malam, oleh oknum pemecah belah.

 

Terhadap kondisi itu, pihaknya akan segera membuat laporan ke pihak berwajib. Dia menyebut, spanduk tersebut merupakan fitnah mengatasnamakan masyarakat Kuantan Mudik lama.

Saat ini pihaknya tengah berkonsultasi dengan pihak penegak hukum. Jika diperlukan membuat laporan, pihaknya akan membuat laporan agar oknum-oknum pemasang spanduk tersebut dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Bisa juga ujaran kebencian untuk mengadu domba masyarakat Kuantan Mudik lama dengan bapak Suhardiman Amby selaku Bupati saat ini," tegas Datuk Sirajo.

Sementara itu, Kader DPC Gerindra Kuansing, Yendri Elpius, mengatakan, pemasangan spanduk di beberapa kecamatan itu diduga sengaja dipasang oleh pihak-pihak lawan politik Suhardiman Amby yang gamang bertarung secara profesional pada Pilkada Kuansing 2024 mendatang.

Menurutnya, isi kalimat spanduk itu terkesan tendensi yang berupaya mengembosi elektabilitas Suhardiman Amby yang posisinya berada teratas dalam Pemilihan Bupati (Pilbup).

Apapun tantangan itu, pihaknya berkeyakinan kepercayaan masyarakat kepada Suhardiman takkan menurun karena banyak kebijakan pro rakyat telah direalisasikan selama kepemimpinan Suhardiman selama memimpin Kuansing.

"Pada kontestasi Pilkada ini ayok kita adu gagasan adu ide untuk kemajuan Kuansing yang lebih baik. Ya jangan lakukan cara cara yang tidak elok seperti itu," pintanya. (*)