UMRI Jadi Tuan Rumah Monev Praktisi Mengajar Kemendikbudristek RI PTP di Provinsi Riau

Riaubisa.com, Pekanbaru - Guna meningkatkan kualitas program, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi - Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024 pada Perguruan Tinggi Pelaksana (PTP).

Dan untuk tahuh ini Univeritas Muhammadiyah Riau (Umri), ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksana kegiatan Monev PTP di Provinsi Riau.

Kegiatan Monev Praktisi Mengajar Angkatan 4 ini dibuka secara langsung oleh Rektor UMRI dan dihadiri perwakilan dari Direktorat Sumber Daya Manusia, Tim Program Praktisi Mengajar, Tim Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek RI, serta Tim Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) - Kementerian Keuangan RI.

Rektor UMRI Dr Saidul Amin MA mengatakan, bahwa saat ini UMRI menjadi tuan rumah pada kegiatan Monev maka dengan ini dosen dan mahasiswa mampu mengantongi ilmu dan mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin, sebab menurutnya pengalaman adalah ilmu yang sebenar-benarnya.

"Akhirnya selaku Rektor kami sangat berbangga ditunjuk sebagai tuan rumah dengan kepercayaan bapak kehormatan bagi kami selain itu bagi doesn dan adik-adik mahasiswa nantinya tidak hanya berada di menara gading tapi akan hidup di lorong kehidupan yang nyata," katanya.

Selain itu ia juga memaparkan bahwa Umri sudah menjalankan kegiatan ini sebanyak empat kali dimana setiap tahunnya Umri memiliki peningkatan yang signifikan.

"Pada Batch Keempat Tahun Akademik 2023/2024-Genap yang sedang berlangsung ini, UMRI mendapatkan 85 kelas kolaborasi dengan jumlah praktisi sebanyak 82 orang dan jumlah dosen pengampu sebanyak 43 dosen," paparnya.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan Monev dalam rangka program praktisi mengajar Aangkatan 4 dapat memberikan pengalaman baru bagi dosen dan mahasiswa sehingga dapat membuat UMRI dan alumninya menjadi lebih maju di masa yang akan datang.

"Teori harus diiringi dengan praktek serta kami tentu ingin dosen dan mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu di tengah-tengah masyarakat dan belajar langsung dengan para praktisi," harapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kompetensi Dosen dan Tenaga Pendidik dari Direktorat Sumber Daya Manusia Kemendikbudristek RI Nafiron Musfiqin Uddin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Umri yang saat ini berkenan menjadi tuan rumah dan Umri dinilai memiliki peningkatan yang luar biasa.

"Program praktisi mengajar adalah hal yang bermanfaat dan saya bersyukur dan kami harap program ini tidak berhenti sebab program ini penting artinya kami harap program praktisi bisa dikondisikan dalam satu kebijakan agar keberlanjutan," sebutnya.

Lebih lanjut ia berujar agar di tahun yang akan datang program praktisi mengajar dapat berlanjut namun dengan situasi dan model yang disesuaikan.

Praktisi mengajar ataupun Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada umumnya akan tetap berjalan dengan skenario diatur dan dikristalisasi dalam satu kebijakan sehingga itu terus berlangsung dengan baik," pungkasnya. (*)