Hari Pertama Dibuka, DPC PDIP Pekanbaru Menerima 4 Orang Pendaftar Balon Kepala Daerah 2024
Hari pertama dibukanya penjaringan pendaftaran Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, Kamis (25/4/2024) Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Pekanbaru telah menerima 4 orang pendaftar.
Riaubisa.com, Pekanbaru - Hari pertama dibukanya penjaringan pendaftaran Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, Kamis (25/4/2024) Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Pekanbaru telah menerima 4 orang pendaftar.
Ketua Tim Penjaringan DPC PDIP Pekanbaru, Irwansyah SH mengatakan, keempat orang tersebut yakni mendaftar Balon Wakil Walikota Edi Budianto yang merupakan Mantan Anggota DPRD Bengkalis.
Kedua Parisman Ikhwan atau biasa disapa Iwan Fatah dari Golkar, Ketiga Said Usman Abdullah dan terakhir Rahmansyah.
"Kemungkinan Jumat besok ada beberapa nama yang mungkin akan datang mengambil formulir pendaftaran balon Kepala Daerah di kantor DPC PDIP Pekanbaru," ujar pria yang disapa Iwan ini.
Beberapa nama itu diantaranya Kharisman Risnandar merupakan Caleg DPD Februari 2024 kemarin. Lalu ada Zulfan Hafiz Caleg DPRD Kota Pekanbaru terpilih 2024-2029 dari Partai NasDem.
"Dan ada juga Ginda Burnama Wakil DPRD Pekanbaru sekaligus Caleg DPRD Provinsi Riau Terpilih 2024-2029 dari Partai Gerindra serta Politisi PAN Ade Hartati," urainya.
Selain nama itu, ada juga nama tokoh batak yang akan mendaftar. Dia adalah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pekanbaru Burhan Gurning yang pada tahun ini akan memasuki masa pensiun.
"Ada juga dari Kader PDIP yang mendaftar. Mereka adalah Anggota DPRD Pekanbaru 2019-2024 Dapot Sinaga serta Muller Tampubolon," ulasnya.
Iwan menyebutkan, Pendaftaran penjaringan Balon di Pilkada Serentak Kepala Daerah 2024 dibuka selama 15 hari.
"Pendaftaran ini akan ditutup pada tanggal 10 Mei 2024," ungkapnya.
Setelah penjaringan dilakukan pihaknya akan melakukan penyaringan. Dari sekian banyak yang mendaftar akan dilakukan pemetaan politik hingga nantinya nama-nama yang mendaftar akan mengerucut.
"Untuk pengerucutan nama dan teknis lainnya berada di ranah DPC dan DPD. Yang jelas PDIP Pekanbaru mengusung calon yang benar benar serius dan ingin memajukan Kota Pekanbaru. Saat pengembalian formulir disitu kita lihat keseriusan dari peserta Balon yang dilakukan penjaringan," " tegas Bendahara PDIP Pekanbaru ini.
Saat ditanya Pilkada membutuhkan biaya yang cukup banyak. Apakah biaya politik ini dibebankan kepada Balon Kepala Daerah? Dia menyebut kalau PDIP tetap membangun semua dengan semangat ideologi partai.
"Kita sifatnya gotong royong. Jadi tidak ada dibebankan khusus tentang anggaran kita percayakan kepada calon untuk menangani sendiri. Untuk kekurangan dan lainnya sifatnya gotong royong," paparnya.
Dirinya mengimbau agar Balon yang ingin mendaftar menjadi Kepala Daerah dari Kursi PDIP segera dilakukan. Sebab pihaknya akan menjalankan mesin partai sekaligus pemetaan politik.
"Sisa waktu nanti akan digunakan untuk penguatan di basis basis konstituen PDIP," tutupnya. (*)






