Komisi I DPRD Riau akan Sampaikan Usul Pj Gubri ke Fraksi
Riaubisa.com, Pekanbaru - Usai menerima pokok-pokok pikiran Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Komisi I DPRD Riau, berjanji akan menyampaikan aspirasi ke fraksi-fraksi yang memang punya hak untuk mengusulkan.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Riau Edy M Yatim saat dikonfirmasi usai menerima aspirasi FKPMR, diruang Komisi I DPRD Riau, Kamis (30/11/23).
"Roh dari Permendagri itu adalah memberikan ruang kepada masyarakat Riau untuk mengajukan siapa calon yang layak dan cocok menurut persepsi. Tetapi dengan persyaratan yang sudah sesuai standar ini, akan kami sampaikan pada fraksi-fraksi yang memang punya hak untuk mengusulkan," ujarnya.
Dikatakan Edy, FKPMR sudah memberikan kriteria kriteria yang mungkin bisa diambil di situ. Ia pun sepakat dengan apa yang disampaikan oleh FKPMR dimana benar apa yang disampaikan mereka.
"Saya juga berharap mekanismenya nanti mungkin dibuka ya, sehingga nanti kawan kawan tidak merasa bingung. Sekarang kalau ditanya siapa nggak tahu kan? Karena memang mekanisme enggak dibuka. Kami sudah mengusulkan itu tanggal 31 Agustus mekanisme pengajuan Pejabat (Pj) Gubernur Riau," tandasnya.
Menurut Edy, pihaknya sudah menyusun mekanismenya. Seharusnya anda tahu semua orang tahu.
"Sekarang nggak tau nih. Orang meraba raba kan, akhirnya membuat praduga praduga yang nanti bisa membuat perpecahan gitu," ucap politisi fraksi Demokrat DPRD Riau itu
Ketika ditanya ada apa di balik penujukan calon Pj Gubernur Riau hanya satu orang, Edy mengatakan, orang dibalik awan itu ada udara, pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan anggota Komisi I DPRD Riau Mardianto Manan saat dikonfirmasi terpisah.
Ia mengatakan, akan amat lucu rasanya 6 sampai 7 juta jiwa di Riau dengan 65 anggota dewan representatif rakyat Riau yang hanya mengusulkan satu nama. Sedangkan mengusulkan masalah angka angka APBD saja atau yang lainnya, kita bertekad dari pagi sampai sore, kadang ribut ribut sampai tepuk meja.
"Pejabat Gubernur Riau ini yang begitu presisi begitu, hanya diusulkan satu, ada apa. Apa di belakang ini itu apa ada udang di balik bakwan gitu," tanya dia.
Politisi asal fraksi PAN DPRD Riau itu berjanji, jika satu nanti dipergunakan pihaknya berjanji akan menjadi orang pertama yang mungkin insterupsi di paripurna bahwa, tidak akan terima.
"Saya nanti yang mungkin interupsi di paripurna. Bahwa saya tidak akan terima. Kalau 1 yang diusulkan, betapa rendah. Dan efeknya Riau tidak punya SDM yang akan diajukan sebagai pejabat itu hanya 1 yang diusulkan. Ada apa ini, ada apa ini," tukasnya. (fin)






