Pimpinan DPRD Pekanbaru Tekankan Bahaya Gizi Buruk dan Stunting ke Kader Posyandu

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama

Riaubisa.com, Pekanbaru - Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama, menekankan tentang bahaya gizi buruk dan stunting yang ada di Kota Pekanbaru.

Menurut dia, kader posyandu harus menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah kota pekanbaru dalam mengatasi persoalan tersebut.

"Seluruh kader harus bisa bahu membahu menyikapi gizi buruk dan stunting ini," ujar Ginda, usai meresmikan Posyandu di RW 22 Kelurahan Sidomulyo Barat Kota Pekanbaru, Sabtu (22/7/2023).

Lebih jauh dia menjelaskan, stunting sendiri adalah permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang yang cukup waktu lama.

"Stunting ini ada sejak dalam kandungan hingga seribu hari pertama kelahiran bayi," ungkapnya.

Untuk diketahui, persentase kasus balita stunting tertinggi terdapat di Kecamatan Limapuluh sebanyak 76 kasus (7,29%), Kecamatan Payung Sekaki sebanyak 26 kasus (2%), dan Kecamatan Rumbai Barat sebanyak 30 kasus (1,91%). Sedangkan persentase stunting terendah terdapat di Kecamatan Kulim sebanyak 2 kasus (0,08%).  (*)