Rendahkan Profesi Wartawan, SF Haryanto Dituntut Minta Maaf!

Pemimpin redaksi media online gagasanriau.com dan bukamata.co, Adit Kuswanto

Riaubisa.com, Pekanbaru - Kalangan wartawan di Riau mengutuk keras pernyataan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, yang diduga merendahkan profesi jurnalis usai membanding bandingkan gaya hidup istrinya dengan para wartawan.

"SF Haryanto wajib hukumnya meminta maaf secara terbuka kepada wartawan di seluruh Indonesia lantaran ucapannya merendahkan derajat hidup kalangan pekerja pers," ujar pemimpin redaksi media online gagasanriau.com dan bukamata.co, Adit Kuswanto, dalam pernyataan yang diterima riaubisa.com, Senin (3/4/2023).

Adit mengatakan, pernyataan SF Haryanto yang viral di media sosial usai memberi pernyataan hendonisme istrinya tersebut, sama saja mengandai-andaikan profesi wartawan itu murahan dan melarat.

"Jangan bawa-bawa nama wartawan untuk menutupi kesalahannya. Ketua MPR RI mas Bambang Soesatyo berawal dari wartawan karirnya, jangan nilai rendahan pekerja jurnalistik," tegasnya.

Menurut Adit, pekerja pers/ wartawan dalam melaksanakan kerja-kerja jurnalistik dilindung oleh UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Artinya profesi ini tidak dibuat perumpamaan dengan konotasi negatif, apalagi untuk menutupi kesalahan pribadinya," bebernya.

Untuk diketahui, Sekdaprov Riau SF Haryanto, dalam video berdurasi kurang dari 1 menit yang beredar di sejumlah media sosial, secara gamblang memberikan klarifikasi atas gaya hidup isterinya yang kerap menggunakan barang-barang mahal.

Anehnya lagi, dalam klarifikasinya itu, dia tiba-tiba menyeret nyeret dan menyinggung dan diduga menghina wartawan.

"Karena gantungannya (tas) itu bagus ya orang tidak ada yang menilai bahwa itu palsu atau tidak palsu," ucap SF Haryanto dalam pernyataannya itu.

"Tapi kalau kawan-kawan wartawan pun pakai (tas) yang asli pun, pasti orang-orang tidak akan percaya kalau itu asli," kata SF Hariyanto dalam video tersebut. (*)