Atensi Kapolda, Kapolres Kuansing Imbau Masyarakat tak Nyalakan Petasan di Malam Tahun Baru

Riaubisa.com, Teluk Kuantan - ​Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing), AKBP Rendra Okhta Dinata, mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan kembang api (petasan) dalam perayaan malam pergantian tahun 2023 yang jatuh pada 31 Desember 2022 mendatang.  

"Karena imbauan (menyalakan petasan dan kembang api) ini atensi langsung dari bapak Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal," kata Rendra, kepada riaubisa.com, Rabu (28/12/2022). 

Dia mengajak masyarakat agar dalam menyambut pergantian tahun baru 2023 nantinya dapat diisi dengan kegiatan-kegiatan positif seperti kegiatan tabligh akbar dan beribadah," jelasnya. 

Selain itu, di masa pandemi ini, dia juga mengajak masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan menghindari konvoi dan ugal-ugalan di jalan raya. 

"Hindari kegiatan kegiatan yang berdampak buruk seperti pesta miras, narkoba, obatan-obatan terlarang dan maksiat," ungkapnya. 

Dilanjutkannya, masyarakat juga diimbau agar saat bepergian keluar daerah, memastikan rumah dalam keadaan aman dan jika ada kendala dalam perjalanan segera melapor ke petugas di pos yang sudah ditentukan.  

Sementara itu, Khairul Ikhasan Chaniago memberikan apresiasi Kapolres Kuansing dalam perayaan tahun baru 2023 diisi dengan kegiatan kegiatan positif dengan beribadah. 

"Tentunya imbauan kapolres Kuansing ini positif sekali, berbanding terbalik dengan pernyataan Plt. Bupati Kuansing, Suhardiman Amby yang videonya viral dan mengajak masyarakat merayakan tahun baru dengan pesta kembang api," ucapnya. 

Sebelum diberitakan, aktivis muda Kuansing, Khairul Ikhsan Chaniago, menyayangkan pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, soal ajakan warga Kuansing untuk ikut merayakan malam pergantian tahun baru dengan pesta kembang api dan hiburan musik artis ibukota.  

Sebagai generasi muda Kuansing, dia menolak keras ajakan Plt. Bupati Kuansing yang merayakan malam pergantian tahun baru dengan pesta pora yang tidak diajarkan dalam agama muslim  

"Pesta kembang api ini kegiatan tidak ada faedah, tercipta karena kebijakan pemimpin yang latah," kata Khairul, kepada riaubisa.com, Selasa (27/12/2022) kemarin. 

Harusnya, Pemerintah Daerah Kuansing mencari alternatif kegiatan yang lebih mendidik dan mempunyai dampak yang positif. Misalnya, tabligh akbar, bersih-bersih objek wisata, pertandingan olahraga dan lainnya.  

"Ingat, perayaan tahun baru masehi identik dengan perbuatan maksiat. Mabuk-mabukan, perbuatan zina, judi, foya-foya dan perbuatan maksiat lainnya," tegasnya.  

Viral pernyataan di media sosial ajakan Plt. Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, kepada masyarakat berpesta bersama merayakan tahun baru di Danau Kebun Kopi Nopi, Kecamatan Mudik.  

Dalam video itu juga, Plt Bupati Kuansing mengajak masyarakat khususnya anak muda datang menyemarakkan perayaan malam pergantian tahun baru 2023.  

Perayaan itu nantinya akan menghadirkan sederet artis-artis Ibukota yang diundang oleh Pemda Kuansing. (*)

​​​​​​