Kritik Plt Bupati Kuansing Soal Ajakan Semarak Tahun Baru Dengan Pesta: Kebijakan Latah!

Riaubisa.com, Teluk Kuantan - Aktivis muda Kuantan Singingi (Kuansing), Khairul Ikhsan Chaniago, menyayangkan pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, soal ajakan warga Kuansing untuk ikut merayakan malam pergantian tahun baru dengan pesta kembang api dan hiburan musik artis ibukota.

Sebagai generasi muda Kuansing, dia menolak keras ajakan Plt. Bupati Kuansing yang merayakan malam pergantian tahun baru dengan pesta pora yang tidak diajarkan dalam agama muslim

"Pesta kembang api ini kegiatan tidak ada faedah, tercipta karena kebijakan pemimpin yang latah," kata Khairul, kepada riaubisa.com, Selasa (27/12/2022).

Harusnya, Pemerintah Daerah Kuansing mencari alternatif kegiatan yang lebih mendidik dan mempunyai dampak yang positif. Misalnya, tablig akbar, bersih-bersih objek wisata, pertandingan olahraga dan lainnya.

"Ingat, perayaan tahun baru masehi identik dengan perbuatan maksiat. Mabuk-mabukan, perbuatan zina, judi, foya-foya dan perbuatan maksiat lainnya," tegasnya.

Viral pernyataan di media sosial ajakan Plt. Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, kepada masyarakat berpesta bersama merayakan tahun baru di Danau Kebun Kopi Nopi, Kecamatan Mudik.

Dalam video itu juga, Plt Bupati Kuansing mengajak masyarakat khususnya anak muda datang menyemarakkan perayaan malam pergantian tahun baru 2023.

Perayaan itu nantinya akan menghadirkan sederet artis-artis Ibukota yang diundang oleh Pemda Kuansing. (*)