Disdik Pekanbaru Bakal Lakukan Kajian Terkait PPDB Tahun 2022-2023
Riaubisa.com, Pekanbaru - Masalah sistem Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022-2023 di Kota Pekanbaru, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru bakal melakukan kajian dan mencari solusi agar pelaksanaan PPDB tingkat SMP Negeri tidak menuai masalah.
Plt. Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal, Jumat (25/11/2022) mengatakan, formasi untuk mencari solusi terbaik untuk pelaksanaan PPDB tahun 2022-2023 tentu menjadi atensi dari pihaknya ke depan.

"Sejauh ini Disdik Pekanbaru sudah memberitahukan persoalan-persoalan PPDB bersama Pj Walikota Pekanbaru," kata Jamal.
Dia menjelaskan, terkait sistem zonasi, pihaknya tetap mengikuti aturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Akan tetapi, akan ditambah dengan kebijakan lokal.

"Karena kebutuhan setiap daerah itukan berbeda. Memang ada baiknya dengan sistem zonasi dan ada juga tidak baiknya," ungkapnya.
Ada persoalan yang kedepan mesti diperbaiki terutama siswa siswi tamatan SD Negeri tidak tertampung di SMP Negeri. Menurutnya, bukan berarti tamatan SD harus ke SMP Negeri semua.
"Kan ada sekolah swasta. Memang ini soal biaya kalau kita bicara sekolah swasta. Makanya, kita berharap kepada sekolah swasta agar tidak terlalu tinggi biaya sekolahnya, sebab pemerintah juga memberikan bantuan seperti guru PPPK yang mengajar di sekolah swasta," ujarnya.

Sejauh ini, Disdik Pekanbaru terus berupaya bagaimana siswa di SMP swasta untuk mendapatkan bantuan Bosda seperti yang dilakukan pemerintah Provinsi Riau.
"Nantinya kita mencari solusi lainnya, seperti melakukan merjer beberapa SD yang diperuntukkan untuk SMP, seperti SD yang berada di Meranti Pandak dan yang lainnya," ulasnya.
Disdik Pekanbaru pada tahun 2023 akan melakukan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) di beberapa SMP Negeri dan Unit Sekolah Baru agar persoalan PPDB ke depan tidak menuai masalah ditengah masyarakat. (*)






