Tokoh Masyarakat Riau Sebut 'Kerusakan' di Kota Pekanbaru tak Lepas Dari Peran Sekda

Sekda Pekanbaru Muhammad Jamil

Riaubisa.com, Pekanbaru - Tokoh Masyarakat Riau, Said Usman Abdullah (SUA) secara blak blakan menyebutkan 'kerusakan' Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tidak lepas dari peran Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil. Untuk itu, dia menekankan agar Sekda juga masuk bagian orang pertama yang wajib di evaluasi.

"Dia ini (Sekda) sumber masalah utama nya. Sekda itu cerminan dari pemerintahan karena punya jabatan strategis. Dapur Pemerintahan itu ada di Sekda Pekanbaru," kata pria yang akrab di panggil SUA ini, bercerita kepada riaubisa.com, Jumat (2/9/2022).

Dia mencontohkan, saat Kepala Bapenda Pekanbaru, Zulhelmi Arifin yang dilaporkan atas dugaan korupsi di KPK oleh AMPR belum lama ini. Bahkan, sebelum dilaporkan masalah di Dispenda Pekanbaru itu sudah ada sejak dahulu.

"Harusnya Sekda punya peran melaporkan hal itu (dugaan korupsi) kepada Pj Walikota. Tapi inikan tidak ada, tidak ada upaya Sekda untuk melakukan pembenahan, bahkan terkesan diam. Sudah masuk ke ranah hukum saja bahkan dia diam, ada tidak dia memberikan usul ke Pj untuk memberikan usulan," cetusnya.

Tidak hanya itu, dia juga menyorot disiplin keilmuan dari Sekda Pekanbaru berlatar belakang religius dan tidak tepat serta tidak paham dengan tata kelola pemerintahan.

"Dari dulu Pemko Pekanbaru ini sudah salah, banyak titipan yang diduga bersumber dari 'Pertalian Darah'. Orang lama berpengalaman, pengalamannya pengalaman apa? Baik eksekutif maupun legislatif ini milik segelintir oknum yang punya kepentingan saja," bebernya.

Untuk itu, dia berharap evaluasi ini dilakukan secara menyeluruh mulai dari Sekda Pekanbaru hingga ke tingkat ranting paling bawah (lurah). Yang tentunya diisi oleh orang berpengalaman dan mengerti dengan pemerintahan. The right man and the right place.

"Pj harus buat gebrakan baru, sehingga struktur baru nantinya ini bisa membawa dirinya ke arah yang lebih baik, sehingga program Pj termasuk menyambut Pemilu 2024 ini dapat terlaksana, berwibawa dan hal negatif tidak ada," harapnya lagi. (*)