Sampena HUT ke 65 Provinsi Riau, Gubri Syamsuar Buka Acara Riau Art and Culture Day

Gubernur Riau, H. Syamsuar membuka acara Riau Art and Culture Day, yang dihelat di Hotel Grand Elite Pekanbaru, Jumat (5/8/2022). (Foto: Humas Pemprov Riau/Riaubisa)

​​​​​Riaubisa.com, Pekanbaru - Dalam rangka sampena Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menghadiri sekaligus membuka acara Riau Art and Culture Day, yang dihelat di Hotel Grand Elite Pekanbaru, Jumat (5/8/2022).

Gubernur Riau menyampaikan, atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengucapkan terima kasih kepada pihak Manajemen Hotel Grand Elite Pekanbaru bekerjasama dengan Puan Aspekraf Riau, dan Ondy Project yang ikut menyemarakkan menyambut Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau.

"Kami sangat bangga pihak penyelenggara bergerak atas imbauan dari kami untuk dapat memeriahkan Hari Jadi  Provinsi Riau yang sudah sangat sesuai sekali dengan slogannya (tema Hari Jadi Riau) yaitu Riau Unggul," katanya.

Tentunya, ia berharap iven seperti ini dapat menjadi iven tahunan yang juga sekaligus media dalam rangka pengenalan menggali potensi yang ada di Riau.

Menurutnya, iven ini dapat mengangkat berbagai potensi yang ada di Provinsi Riau, antara lain mengangkat kuliner tradisional melayu, mengangkat pesona batik Riau, songket, tenunan khas Riau, makanan khas Riau, serta kesenian tradisional khas melayu yang di helat dalam Riau art and culture day.

"Riau art culture day ini sepatutnya kita beri dukung. Karena kegiatan ini turut memegang peran utama dalam menciptakan kenangan dan kepuasan bagi kita terutama wisatawan saat berkunjung destinasi wisata," ujarnya.

Maka dalam kesempatan tersebut, Gubri Syamsuar juga mengharapkan dari iven ini dapat menghasilkan berbagai manfaat terutama, menarik minat kunjungan wisatawan.

Selain itu, melalui penyelenggaraan Riau art and culture day ini dapat dimanfaatkan oleh calon-calon entrepreneur seperti dalam bidang kuliner tradisional seperti yang disajikan saat iven ini yaitu bubur lambuk, pindang ikan dan menu khas Riau lainnya.

"Hal ini menunjukkan kuliner melayu memiliki potensi yang besar untuk terus di kembangkan," lanjutnya.

Selain kuliner, terdapat juga nilai seni dan budaya seperti baju batik Riau, tenun, songket atau juga tarian tradisional khas Riau yang dapat dilestarikan dan dikembangkan.

Untuk diketahui, iven ini juga menyelenggarakan pergelaran tari tradisional, eksibisi seni budaya dalam fashion show berbasis budaya melayu, dan perkenalan pojok seni khas Riau.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kajati Provinsi Riau Jaja Subagja, Ketua TP PKK Riau Misnarni. (*)


Berita Terkait