Pemenuhan Gizi dan Nutrisi Tepat Pada Ibu Hamil Kunci Cegah Stunting

Ibu hamil merupakan salah satu sasaran prioritas dalam program percepatan penurunan angka stunting. (Pexels /Jonathan Borba)

Riaubisa.com - Pemenuhan gizi dan nutrisi tepat pada ibu hamil dapat mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.


Secara langsung, hal itu juga dapat mencegah si buah hati terhindar dari masalah stunting.


Seperti kita ketahui, stunting merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang masih menjadi perhatian Kementerian Kesehatan RI, terutama di daerah pelosok Tanah Air.


Ketua Tim Stunting Universitas YARSI, dr. Yusnita, MKes, SpKKLP mengatakan bahwa, stunting dapat dicegah dengan menerapkan asupan nutrisi tepat dan seimbang selama masa kehamilan dan ini merupakan langkah yang penting diketahui masyarakat luas.


"Ibu hamil merupakan salah satu sasaran prioritas dalam program percepatan penurunan angka stunting dengan pendekatan keluarga," katanya dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com.


"Ibu hamil merupakan salah satu sasaran prioritas dalam program percepatan penurunan angka stunting dengan pendekatan keluarga," katanya dalam keterangan pers yang dilansir Kompas.com.


Selain ibu hamil, seluruh anggota keluarga yang menjadi sasaran selanjutnya adalah remaja putri, pasangan yang baru menikah, ibu menyusui dan pemenuhan nutrisi pada balita.


"Nutrisi terbaik di setiap tahap kehidupan manusia itu penting, termasuk ibu hamil dan anak-anak."


"Kami dapat terus mendukung nutrisi terbaik dalam upaya penurunan stunting untuk bersama-sama menyehatkan bangsa," jelas Director of Quality, Sustainability, and Support Kalbe Nutritionals, Andy Chendra.


“Selain kegiatan berupa pemberian makanan tambahan berupa susu pada ibu hamil, kami juga akan melakukan edukasi tentang penurunan stunting,“ katanya lagi.

 

Dalam percepatan pemberantasan stunting ini, tim edukasi Universitas YARSI melakukan intervensi gizi pada ibu hamil untuk percepatan penurunan stunting.


Program kerja sama ini akan dilaksanakan di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang Banten mulai Juli 2022 sampai dengan Desember 2022 mendatang.


“Ini adalah bentuk sinergi, baik akademisi, pemerintah, dan dunia industri, dalam menyukseskan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia,“ ujar Rektor Unversitas YARSI, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. (*)