Holywingsbar Posting Nama Muhammad Dalam Nama Botol Miras, DPRD Pekanbaru Minta Polisi Proses

akun instagram @holywingsbar mengunggah foto dua botol minuman keras merek gordon's yang di kedua botol menampilkan nama Muhammad (nama besar umat muslim) serta nama Maria (nama besar umat kristiani) di akun instagram miliknya/ Foto: Tangkapan layar

Riaubisa.com, Pekanbaru - Viral di media sosial, akun instagram @holywingsbar mengunggah foto dua botol minuman keras merek gordon's yang di kedua botol menampilkan nama Muhammad (nama besar umat muslim) serta nama Maria (nama besar umat kristiani) di akun instagram miliknya.

Dari unggahan itu, dua botol miras tersebut diberi tajuk 'where is..? These names get free bottle! Every Thursday. One bottle Gordon's dry gin for man and one bottle gordon's pink for women'.

Jika diterjemahkan 'dimana ..? Nama-nama ini mendapatkan botol gratis! Setiap hari Kamis. Satu botol gin kering Gordon untuk pria (Muhammad) dan satu botol Pink Gordon untuk wanita (Maria).

Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Isa Lahamid, mendesak pihak kepolisian segera mengusut postingan tersebut.

"Kita berharap polisi segera memproses status postingan yang mengarah ke SARA dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat itu," ujar Isa.

Politisi PKS ini berharap, polisi segera mengambil langkah cepat dan tepat dalam memproses perusahaan tempat hiburan malam itu sesuai aturan hukum yang berlaku.

Dia juga mendesak pihak kepolisian, mendalami motif dan tujuan dari akun instagram @holywingsbar tersebut menggungah. Sebab, dikhawatirkan akan menyulut kegaduhan umat beragama.

"Polisi harus dalami tujuan dari postingan itu apa, sengaja menciptakan provokasi ditengah masyarakat atau seperti apa. Kalau disengaja menciptakan provokasi tentu ada aturannya," tegasnya.

Menurut dia, jika sudah seperti itu, maka pihak kepolisian harus memproses. Apakah pelanggaran UU ITE itu kesalahan disengaja atau tidaknya.

"Kalau disengaja kita harapkan polisi proses lebih dalam lagi. Atau pribadi admin nya atau dilakukan oleh perusahaan secara resmi," pintanya. (*)