Dituding Mark Up, Aliansi Masyarakat Tolak Pj Bupati Kampar Kamsol
Sejumlah orang yang menamai dirinya Aliansi Masyarakat Kampar Bersatu (AMKB), menggelar aksi unjuk rasa bertempat di Kantor Gubernur Riau Jalan Jendral Sudirman, Kota Pekanbaru, Selasa (17/5/2022) pagi/ Dok. Istimewa
Riaubisa.com, Pekanbaru - Sejumlah orang yang menamai dirinya Aliansi Masyarakat Kampar Bersatu (AMKB), menggelar aksi unjuk rasa bertempat di Kantor Gubernur Riau Jalan Jendral Sudirman, Kota Pekanbaru, Selasa (17/5/2022) pagi.
Koordinator Lapangan (Korlap) AMKB, Randi Bima Saputra, dalam aksinya menolak Pj Bupati Kampar diluar rekomendasi yang dipilih oleh Gubernur Riau.
"Kami ingin dipimpin putra daerah, Kampar maju bersama putra daerah," ujar Randi.
Kepala Disdik Riau Kamsol, bahkan dituding melakukan mark up kegiatan belanja makan minum pasien dan dokter spesialis saat menjadi Sekda di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Usut tuntas kasus dugaan tipikor. Kami menolak terhadap ASN yang bermental politik," ucapnya.
Selain itu, mereka juga mendesak Kejati Riau untuk mengusut Kamsol dalam kasus tindak pidana dugaan korupsi kabid SMA di Dinas Pendidikan Provinsi Riau tahun 2016.
Dimana dalam kasus itu, Kamsol diduga terlibat dalam pembangunan unit sekolah baru gedung sekolah SMA 1 kabupaten Inhil.
"Kami juga memberi pesan kepada Kemendagri agar jangan sampai menunjuk Pj Bupati Kampar yang kami duga di dekingi oknum pengusaha lokal dengan nilai jumlah mata uang tertentu," cetusnya. (*)






