Tak Terima Ditegur, Pemuda di Pekanbaru Bacok Ayah Kandung

Pemuda inisial AP (25) warga Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, ditangkap polisi karena dilaporkan membacok ayah kandung sendiri dengan menggunakan sebilah parang/Foto: Tim Opsnal Polsek Payung Sekaki

Riaubisa.com, Pekanbaru - Seorang pemuda inisial AP (25) warga Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, ditangkap polisi karena dilaporkan membacok ayah kandung sendiri dengan menggunakan sebilah parang.

Polsek Payung Sekaki, Iptu Bayu Ramadhan melalui Kanitreskrim, Iptu Syafril, saat dikonfirmasi Riaubisa.com, Senin (16/5/2022) membenarkan laporan itu.

Dia mengatakan, pemuda itu ditangkap di Jalan Arengka II, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru pada Senin (16/5/2022) siang.

"Selain pelaku, kita amankan juga barang bukti berupa sebilah parang panjang," kata Syafril.

Peristiwa sadis itu terjadi, Minggu (15/5/2022) dirumah korban OP (50) warga Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.

Saat itu, keributan berawal antara pelaku dan neneknya. Pelaku sempat cekcok dengan neneknya. Pelaku tidak terima dan memaki maki nenek kandungnya sendiri.

"Saat kejadian, pelaku melempari rumah nenek nya juga, kejadian itu didengar oleh warga sekitar," jelasnya.

 

Melihat keributan itu, ayah kandungnya OP (korban) mengetahui hal itu. Senin (16/5/2022) pagi, korban lalu menemui dan menegur anaknya, karena telah bersikap arogan kepada neneknya.

Pelaku yang tidak terima di tegur, lalu memberontak dan berteriak-teriak sehingga terjadi keributan. Bak seperti kesetanan, pelaku yang helap mata lalu mengambil sebuah parang dan mengejar korban.

Parang lalu diayunkan pelaku ke arah badan dan dielakkan oleh ayahnya hingga mengenai tangan kiri. Kondisi itu, membuat tangan ayahnya luka parah.

Tidak puas, pelaku lalu mengayunkan lagi parangnya, hingga mengenai kaki korban, dan membuat korban tersungkur.

"Korban saat itu berteriak minta tolong dan didengar oleh warga sekitar dan langsung mendatangi lokasi. Saat warga berbondong datang, pelaku kabur," jelasnya.

Atas laporan itu, tim langsung turun melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku. Saat ditangkap, pelaku bersembunyi di dalam sebuah gudang yang berada di Jalan Arengka II, Kecamatan Payung Sekaki.

"Barang bukti kita dapatkan di tempat pelaku bersembunyi," tuturnya. (*)