Salat di Masjid Terapung Pantai Carocok Painan harus Bayar Rp5000, Petugas: Ini Perintah Bupati
Tangkapa layar video aksi pungutan di tempat wisata/Facebook @Herdy Anto
Riaubisa.com - Apa jadinya, jika mau salat saja, pengunjung tempat wisata harus bayar dengan cara membeli karcis. Itu lah yang terjadi di salah satu tempat wisata di Sumatera Barat.
Saat ini viral di media sosial, beredar video yang berisi aksi pemungutan biaya karcis Rp 5000 kalau orang-orang ingin masuk ke area Masjid Terapung Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Rekaman video tersebut diunggah oleh seorang pengguna Facebook atas nama Herdy Anto.
"Masuk masjid bayar bang?" tanya seorang lelaki perekam video itu dalam bahasa Minang
Pertanyaan itu lantas dijawab oleh lelaki yang duduk di meja tempat pembelian tiket.
"Kalau salat tidak bayar. Cuma karena ini (masjid) sudah masuk kawasan, ya bayar Rp 5000 satu orang. Kalau sudah bayar bebas."
"Tapi kalau salat?"
"Salat ya gak bayar."
"Iya, tapi kan pintu masuk (ke area masjid) kan cuma satu ini?"
"Iya betul."
"Jadi bagaimana kalau mau masuk (masjid) gak bayar? Masjidnya kan di bagian belakang."
Mendapat pertanyaan itu, si petugas menegaskan, "Ini sudah perintah bupati."
Melihat perdebatan itu, diduga rekan dari petugas tadi ikut menimpali.
"Begini pak, ini kan masjidnya masuk kawasan wisata."
Dia lantas meminta orang itu salat di masjid yang lain kalau tak mau membayar Rp 5 ribu. "Di situ ada musala pak."
Alhasil, unggahan tersebut diserbu warganet, bahkan postingannya sudah dibagikan ribuan kali.
"Intinya kalau mau salat bayar itu. masjid itu tempat salat. Sejak kapan masjid jadi tempat wisata. Aduh buatpi," kata @merrixxx.
"Bangun masjid bisa jadi cuan kini. Letakkan saja masjid di tempat wisata, sehari bisa ratusan juta. Kok begitu caranya," kata @suprixxx.
"Pak bupati, mohon penjelasannya tentang tiket resmi untuk salat seperti yang dikatakan petugas tersebut," kata akun @gusxxx.






