Sekda Kampar: Jadilah Ninik Mamak Panutan bagi Anak Kemanakan

Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri,M.Si saat menghadiri acara adat di Kecamatan Kuok/Humas

Riaubisa.com, Kuok – Usai menyaksikan Penobatan Yesli Febrian sebagai Datuok Singo Persukuan Melayu Bawi Kenegerian Kuok di rumah siompu Persukuan Melayu Bawi dan diarak ke Balai Adat Persujuan Melayu Bawi di Desa Empat Balai Kecamatan Kuok, Senin (9/5/2022). Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri,M.Si menyampaikan harapan agar para Ninik Mamak atau Datuk-datuk bisa menjadi panutan bagi anak kemanakan dan masyarakat. 

Untuk diketahui, tidak semua orang yang bisa menjadi datuk atau ninik mamak. walaupun pejabat atau pengusaha, apabila tidak sepatutunya tidak bisa. Akan tetapi apabila sudah menjadi alurnya, walaupun masyarakat biasa dan berumur muda akan tetap menyerahkan hal tersebut kepadanya.

Sumpah adat penggunaan berat apabila seseorang telah dinobatkan sebagai datuk adat, ka ate ndak bapucuok, kabawah ndak ba urek ditonga digiok dek Kumbang. Maknanya, apa yang dilakukan oleh ninik mamak telah dijalur yang salah, maka resiko yang akan menimpa.

Oleh karena itu, Yusri Dt Bandaro Mudo tersebut sebagai Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK) menyampaikan harapan dimana bumi dipijak disitu dijunjung. Sebagai ninik mamak berarti telah bertanggung jawab menjaga anak kemanakan, begitu juga anak kemanakan wajib pendukung ninik mamak.

Sementara Itu Tokoh Masyarakat Yusri Munaf mengucapkan selamat datang atas kehadiran Bupati Kampar yang telah hadir pada Penobatan ini.

Selain itu ia menambahkan Penobatan ini telah melalui proses sehingga Penobatan ini dapat dilakukan oleh Datuok boasgh yang disaksikan oleh mamak nan 20 Kenegerian Kuok. (*)