Bercanda yang Kurang Baik Kepada Anak

Ilustrasi /Sumber: pngtree.com

Riaubisa.com - Bercanda gurau dalam mendidik anak merupakan salah satu seni dalam membesarkan si kecil, tapi tahukah anda ada beberapa candaan yang tidak baik disampaikan kepada anak yang  berdampak buruk kepada anak bahkan sampai usianya dewasa.

Terkadang candaan kepada si kecil bisa membuat keakraban antara orangtua dan anaknya. Salah satu dengan menggelitik perut si kecil dengan perlahan sambil mengatakan kata-kata yang menyenangkan. Kedua misalnya, bermain kejar-kejaran hingga menyanyikan lagu kesukaan anak bersama sambil menari gerakan kegemarannya.

Tetapi secara umum candaan itu juga ada batasnya dong moms, sebagai orangtua tentu tidak ingin si Kecil melemparkan lelucon yang ofensif atau tidak sopan di lingkungan sosialnya, atau justru ia tumbuh dengan kepercayaan diri yang rendah justru karena lelucon moms yang ofensif dan melukai mentalnya secara tak disadari. Berikut hal-hal yang moms perlu perhatikan ketika bercanda dengan si Kecil.

Jangan bercanda dengan menonjolkan kekurangan fisik kepada anak, sebab candaan ini bisa membuat anak insecure. Seperti misalnya, menyebut anak ‘gendut’. Kata-kata ini bisa disebut bullying kepada anak yang dimulai dari lingkungan keluarga hingga terkadang terbawa di lingkungan sosialnya.

    Berikutnya, candaan yang memicu kecemburuan si anak dengan menyebutkan ‘ jika adikmu lahir nanti, kamu tidak di saying lagi loh’. Candaan ini nanti aka berdampak buruk sekali saat adiknya lahir, anak akan cemburu berlebihan kepada adiknya hingga terkadang bisa mengusik adiknya yang baru lahir.

    Menakut-nakuti anak seringkali dianggap sebagai cara ampuh untuk membuatnya mengikuti perkataan Moms, namun ternyata hal ini berdampak dalam jangka panjang. Ketika dewasa, anak dapat mengalami gangguan panik, kecemasan, hingga post-traumatic stress disorder ketika tak sengaja terpicu oleh hal yang Moms takuti saat kecil.

    Berbuat kesalahan adalah hal yang normal, termasuk si Kecil, dan terkadang hal ini menggemaskan dan membuat Moms tertawa. Namun, jika berlebihan, candaan yang merendahkan kesalahan ini bisa membuat si kecil merasa tidak percaya diri dan takut gagal di masa depannya. (*)