Diduga Rugikan Negara Rp 320 Juta, Kejari Tetapkan 2 Tersangka ASN Dumai

Kasi Intel Kejari Dumai, Dede Setiawan | Ist

Riaubisa.com, Dumai - Dua orang ASN berinisial BU dan ZU yang bekerja di Kantor Kecamatan Bukit Kapur, ditetapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Dumai, sebagai tersangka dugaan korupsi SPPD fiktif tahun anggaran 2017-2018.

"Hasil audit, ditemukan kerugian negara Rp 320 juta. Diduga perjalanan dinas dan mark up anggaran," kata Kasi Intel Kejari Dumai, Dede Setiawan, kepada wartawan.

Dua orang ini katanya, ada di 2 jabatan berbeda. BU sebagai menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan ZU menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran.

Kasus ini terungkap dari hasil penyidikan Kejari Dumai. Dimana, terjadi dugaan penyimpangan untuk anggaran belanja makan minum selama 2 tahun dengan alokasi dana Rp 900 juta.

Kejari Dumai terus melakukan pengembangan atas kasus dugaan kerugian uang negara tersebut. Dalam perjalanannya, baru 2 orang tersangka yang ditetapkan.

Proses penyidikan sendiri telah berjalan tahun 2019 silam dan statusnya ditingkatkan ke penyidikan pada tanggal 23 Februari 2021 kemarin.

"Perkara ini sudah kita panggil 424 orang. Yang terdiri dari unsur pegawai ASN dan pihak swasta," jelas Dede.


Berita Terkait