Kasus Perusahaan GCM

Diduga Rugikan Keuangan Negara, Mantan Bupati Inhil Diperiksa Kejari

Mantan Bupati Inhil, Indra Mukhlis Adnan | Ist

Riaubisa, Tembilahan - Mantan Bupati Indragiri Hilir, H Indra Mukhlis Adnan, diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhil sebagai saksi atas kasus Perusahaan Daerah (PD) Gemilang Citra Mandiri (GCM) yang diduga merugikan keuangan negara.

"Kasus GCM ini masih dilakukan pendalaman. Semoga dalam waktu dekat segera selesai," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhil, Rini Triningsih, Selasa (16/2/2021).

Diketahui, uang sebesar Rp 4,2 miliar dari APBD Inhil digelontorkan untuk modal awal perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, pertanian, perindustrian, pemberian jasa dan pembangunan tersebut.

Rini menyebutkan, semua yang dipanggil dan diperiksa katanya, berstatus sebagai saksi. Termasuk mantan Bupati Inhil 2 periode tersebut.

"Kejari dalam penanganan kasus ini akan bertindak serius. Kemarin saya sudah tandatangani berkas pemanggilan," kata dia.

Indra Mukhlis Adnan, terlihat keluar dari Kantor Kejari Inhil. Saat awak media meminta keterangan terkait pemeriksaan ini, dia enggan menjawab dengan gamblang.

"Saya mau pulang, istirahat dulu nanti dilanjutkan lagi," singkatnya.


Berita Terkait