Heri Kawi Desak Pj Walikota Pekanbaru Prioritaskan 300 Tenaga Honorer Masuk PPPK Tahun 2023

Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Heri Kawi Hutasoit

Riaubisa.com, Pekanbaru - Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Heri Kawi Hutasoit, mendesak Pj Walikota Pekanbaru mengintruksikan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, untuk mengusulkan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru, menerima 300 tenaga guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Usulan ini datang setelah pihaknya menerima ratusan tenaga honorer yang datang ke DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (15/11/2022) pagi.

Para guru yang berasal dari tenaga didik SD hingga SMP di Kota Pekanbaru itu, mengeluhkan jika dirinya hingga saat ini belum mendapat kepastian kapan diangkat jadi PPPK.

"Kita minta kebutuhan 300 orang formasi tenaga guru yang telah lulus passing grade prioritas satu diutamakan di PPPK. Mereka sudah lulus passing grade, tetapi formasi tidak ada," kata Heri, kepada wartawan.

Menurut dia, formasi tenaga guru di Kota Pekanbaru, sudah diatur dalam undang undang. Yang mana, permintaan itu pertama kali datang dari pembina kepegawaian di instansi masing masing.

"Jadi kran kebutuhan guru ini tidak ditutup. Formasi PPPK guru ini harus disesuaikan dengan kebutuhan. Berapa orang tenaga pengajarnya, diusulkan di tingkat pusat," jelasnya.

Dari data yang diterima oleh pihaknya, tahun 2022, kuota untuk PPPK tenaga guru ini berjumlah 260 orang.

"Sementara yang lulus dalam passing grade dan belum terakomodir sebanyak 300 orang tenaga guru dan sampai saat ini belum diangkat," terangnya.

Karena formasi guru ini menentukan nasib tenaga didik, dia berharap Pj Walikota Pekanbaru, lebih memperhatikan nasib para guru guru di Kota Pekanbaru kedepannya.

"Karena ini termasuk skala prioritas dan menjadi bahan evaluasi untuk Pj Walikota Pekanbaru terkait kinerjanya selama 1 tahun ini," ungkapnya. (*)